Seperti Via Vallen, 5 Selebritas Ini Pernah Jadi Korban Penggemar

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diketahui, mobil Via Vallen yang dibakar oleh pelaku tersebut yakni mobil Toyota Alphard seri 2.5 G. Menurut PT Toyota Astra Motor, mobil Alphard 2.5 G dibanderoldengan harga  Rp1,179 miliar dengan status on the road Jakarta. Sementara, tipe tertingginya yakni 3.5 Q dijual dengan harga Rp1,952 miliar. Foto/instagram/viavallen

    Diketahui, mobil Via Vallen yang dibakar oleh pelaku tersebut yakni mobil Toyota Alphard seri 2.5 G. Menurut PT Toyota Astra Motor, mobil Alphard 2.5 G dibanderoldengan harga Rp1,179 miliar dengan status on the road Jakarta. Sementara, tipe tertingginya yakni 3.5 Q dijual dengan harga Rp1,952 miliar. Foto/instagram/viavallen

    TEMPO.CO, Jakarta -Mobil Alpard milik penyanyi dangdut Via Vallen yang diparkir di jalan dekat rumahnya dibakar orang tak dikenal pada Selasa, 30 Juni 2020. Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan jika motif sementara pelaku karena sakit hati tidak bisa bertemu dengan penyanyi dangdut idolanya tersebut.

    Hubungan antara penggemar dan idola tidak bisa dipisahkan begitu saja, terutama dalam industri hiburan. Tak jarang kesuksesan yang diraih sang artis tak lepas dari dukungan dan loyalitas para penggemarnya.

    Banyak selebritas yang telah memiliki nama besar menjaga hubungan baiknya dengan para penggemar. Meski demikian, tak sedikit para selebritas yang pernah menjadi korban dari tindakan nekat penggemar beratnya.

    Berikut adalah rangkuman lima selebritas dunia yang pernah jadi korban dari kenekatan yang dilakukan oleh penggemar.

    John Lennon
    Kisah tindakan nekat penggemar kepada idolanya yang paling menyita perhatian salah satunya yang menimpa John Lennon. Pentolan band The Beatles itu ditembak oleh seseorang yang mengaku sebagai penggemarnya pada 8 Desember 1980 di New York, Amerika Serikat.Pendiri The Beatles, John Lennon ditembak oleh penggemarnya yang bernama Mark David Chapman, di New York, 8 Desember 1980. Pelaku sempat tertangkap dalam kamera sedang meminta tanda tangan Lennon di CD terbarunya. Taringa.net

    Diketahui pelaku penembakan adalah David Chapman. John Lennon ditembak di dekat apartemennya. Padahal saat itu, John Lennon usai memberikan tanda tangan kepada Chapman. Akibat tindakannya, John Lennon menghembuskan nafas terakhir dan kabar kematian suami Yoko Ono itu meninggalkan duka yang mendalam bagi para penggemarnya di seluruh dunia.

    Zayn Malik
    Mantan personel One Direction Zayn Malik juga pernah menjadi korban dari tindakan kurang menyenangkan penggemarnya. Zayn Malik pernah kehilangan tas saat menjalani tur konser di Peru pada 2014 lalu.

    Tak lama setelahnya, dua orang wanita yang mengaku penggemar menemukan tas Zayn Malik dan mengunggah videonya ke media sosial. Hal itu tentu saja memancing kritikan antar sesama penggemar Zayn Malik. Hingga pada akhirnya, kedua orang penggemar itu pun mengembalikan tas kepada manajemen One Direction.

    Christina Grimmie
    Publik dunia dikejutkan dengan kabar kematian Christina Grimmie pada 2016 lalu. Pasalnya penyanyi jebolan The Voice itu tewas usai menggelar konser.

    Christina Grimmie ditembak oleh seorang pria saat ingin memberikan tanda tangan kepada para penggemarnya yang telah menunggu usai konser. Beberapa saksi mata di lokasi kejadian menyebut bahwa tingkah pelaku penembakan sudah mencurigakan saat berada di tengah konser.

    Christina Grimmie sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawa penyanyi berbakat yang tengah naik daun itu tak tertolong.

    Donghae Super Junior
    Istilah sasaeng dalam dunia K-Pop terdengar tidak asing. Sasaeng bisa disebut sebagai penggemar yang terlalu obsesif terhadap idolanya. Banyak idola K-Pop pernah menjadi korban dari sasaeng, salah satunya seperti yang dialami oleh Donghae Super Junior.Donghae Super Junior (dok. asiatoday.co.kr)

    Donghae pernah mengunggah video pendek di Instagram story yang menunjukkan nomor-nomor tidak dikenal menelponnya berkali-kali. Bahkan akibat ulah sasaeng itu, Donghae sampai memohon untuk tidak menelponnya lagi dan berhenti mengganggu privasinya.

    Baca: Mobil Via Vallen Dibakar, Pelaku Ngaku Penggemar yang Sakit Hati

    Mayu Tomita
    Kejadian tak mengenakan dengan penggemar pernah dialami oleh Mayu Tomita yang merupakan mantan anggota dari AKB48. Salah satu penggemar Mayu Tomita yang benar-benar jatuh cinta kepadanya pernah mengirimkan hadiah jam tangan.

    Mayu mengembalikan hadiah tersebut sebagai tanda ia menolak perasaan penggemarnya. Namun siapa sangka, kejadian tersebut justru berujung menjadi insiden penyerangan. Mayu yang saat itu berumur 20 tahun, pada 21 Mei 2016, ditikam di leher dan dadanya sampai 60 kali oleh penggemar yang diketahui bernama Tomohiro Iwazaki yang saat itu berusia 27 tahun. Pelaku rupanya sebelumnya telah mengirimkan ancaman pembunuhan lewat media sosial.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.