Daftar 20 Lagu Paling Laris Sepanjang Masa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adele Adkins juga menghias kuku jari manisnya dengan aksen mahkota mungil saat akan menerima penghargaan MBE  di Istana Buckingham Palace di London (19/12). (AP Photo/John Stillwell)

    Adele Adkins juga menghias kuku jari manisnya dengan aksen mahkota mungil saat akan menerima penghargaan MBE di Istana Buckingham Palace di London (19/12). (AP Photo/John Stillwell)

    TEMPO.COJakarta - Adele mencatat rekor penjualan album lagu terlaris sepanjang masa. Menurut Perusahaan Charts Resmi (OCC), album kedua Adele bertajuk 21 telah terjual hampir 4.740.000 kopi di Inggris sampai saat ini dan bertahan selama 23 minggu pada urutan 1. Adapun album Amy Winehouse, Back To Black, berada di tempat kedua dengan penjualan lebih dari 3.560.000 sejak dirilis pada tahun 2006.

    Sisanya dari daftar tersebut diisi James Blunt yang dapat mengejutkan pembaca dengan album debutnya, Back To Bedlam; diikuti Leona Lewis dengan album Spirit; dan Dido dengan No Angel pada posisi lima. Album musik rock yang berada di atas 20 hanya diwakili Kings of Leon, sementara album hip hop Eminem berada pada posisi paling buncit.

    Berikut ini daftar 20 lagu terlaris:

    1. 21 - Adele
    2. Back To Black - Amy Winehouse
    3. Back To Bedlam - James Blunt
    4. Spirit - Leona Lewis
    5. No Angel - Dido
    6. 1 - Beatles
    7. Crazy Love - Michael Buble
    8. White Ladder - David Gray
    9. The Game - Lady Gaga
    10. A Rush of Blood to the Head - Coldplay
    11. Life For Rent - Dido
    12. Only The Night - Kings Of Leon
    13. Beautiful World - Take That
    14. Hopes and Fears - Keane
    15. Scissor Sisters - Scissor Sisters
    16. X & Y - Coldplay
    17. Parachutes - Coldplay
    18. Come Away With Me - Norah Jones
    19. Gold - Abba
    20. The Marshall Matthers LP - Eminem

    GIGWISE | MECHOS DE LAROCHA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.