One Direction Gugat Perusahaan Kondom

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kiri) Liam Payne, Harry Styles, Niall Horan, Zayn Malik dan Louis Tomlinson dari boyband One Direction menghadiri penyelenggaraan BRIT Awards, di O2 Arena, London, Inggris, Rabu (19/2). REUTERS/Luke MacGregor

    (dari kiri) Liam Payne, Harry Styles, Niall Horan, Zayn Malik dan Louis Tomlinson dari boyband One Direction menghadiri penyelenggaraan BRIT Awards, di O2 Arena, London, Inggris, Rabu (19/2). REUTERS/Luke MacGregor

    TEMPO.CO, London - One Direction dikabarkan akan menggugat sebuah perusahaan kondom di Amerika Serikat. Alasannya, merek kondom yang telah diedarkan oleh perusahaan itu memiliki kemiripan nama dengan boyband asal Inggris tersebut.

    Dilansir Female First, Senin, 5 Mei 2014, merek kondom tersebut memang terkesan sedikit nakal: One Erection-Up All Night. Namun One Direction dan manajemennya menganggap merek kondom tersebut membuat lelucon yang memuakkan. Penyebutan One Erection hampir sama dengan One Direction.

    Sumber Female First mengatakan kondom tersebut laris terjual karena menggunakan merek yang lucu. "Namun tim manajemen 1D (One Direction) sama sekali tidak melihat sisi lucunya. Mereka sedang mempertimbangkan untuk membawa pengacara guna menghentikan perusahaan kondom yang telah mengeksploitasi nama band 1D tersebut," kata sumber itu.

    Dikabarkan manajemen One Direction memang cukup tegas jika menghadapi urusan yang berkaitan dengan citra grup vokal tersebut. Pihak manajemen bahkan menolak kerja sama dengan berbagai merek yang lebih besar agar nama One Direction tetap bersih.

    "Mereka bahkan menolak kerja sama meskipun dengan bayaran yang mahal. Mereka tidak senang nama 1D dijadikan alat pelaris, apalagi jika dijadikan sebagai simbol seks,"ujar sumber tersebut.

    RINA ATMASARI | FEMALEFIRST

    Berita Lain:
    Dikuntit Paparazi, Lorde Unggah Potret Fotografer
    Briptu Eka Menikahi Polisi Anti-Narkotik
    Briptu Eka Menikah, Netizen: #Aku Rapopo

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.