Musik Asli Indonesia Berpotensi Tembus Amerika  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mahasiswa asing asal Amerika Serikat memainkan alat musik gamelan dengan dipandu seniman di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat (05/04). TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah mahasiswa asing asal Amerika Serikat memainkan alat musik gamelan dengan dipandu seniman di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat (05/04). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Musik genre world music atau world beat produksi Indonesia berpotensi masuk pasar dunia. Genre musik ini sendiri memiliki nilai kapitalisasi kira-kira delapan miliar dolar AS, kata etnomusikolog Franki Raden.

    Jumlah sebesar itu, menurut Franki Raden, adalah 10 persen dari  total nilai industri musik dunia yang sebesar 80 miliar dolar AS per tahun. "Kita buka akses ke situ, " katanya, Rabu, 5 September menjelang digelarnya konser Tembang Harmoni. 

    Dia mengakui Indonesia tak mungkin menembus semua genre musik mengingat ketatnya persaingan musik dunia yang dihadapi Indonesia. Namun, Indonesia bisa memulainya dari genre world music.

    Genre world music atau world beat adalah musik berwarna etnis dan berkembang dari akar kebudayaan yang hingga kini dikuasai negara-negara di Afrika, Amerika Latin, dan Eropa.

    Istilah ini awalnya digunakan untuk jenis-jenis musik Asia Pasifik, Afrika, dan Amerika Latin yang masih berakar pada budaya asli mereka. Sebagian besar kekayaan budaya musik Tanah Air, baik tradisional maupun modern, masuk kategori genre world music.

    Franki menilai musik tanah air berpotensi besar masuk pasar dunia karena Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar. "Alat musik dan jenis musik kita luar biasa banyak," katanya.

    Pendiri Indonesian National Orchestra itu mengatakan para pemusik telah berupaya eksis di kancah internasional, tapi sayang mereka masih terlihat individual. "Pemusik seperti Krakatau dan Samba Sunda sudah terkenal di luar negeri, tetapi hanya secara individual saja," katanya.

    Untuk itu, kata Franki, konser Tembang Harmoni yang akan diselenggarakan pada 11-12 September mendatang diharapkan merangsang generasi musik muda untuk aktif mendukung perkembangan genre world music Indonesia.

    Konser akan dilangsungkan di Hall D2 JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, dan diselenggarakan oleh Renny Djajoesman Enterprise (RDE) bersama para seniman senior seperti Yockie, Suryo Prayogo, Franki Raden, dan Remy Silado.

    ANT | ALIA

    Berita Lain:
    38 Ribu ABG Daftar Menjadi Adik AKB48 di Shanghai
    Konser Boyband The Wanted Bareng Pilkada Jakarta
    Geisha Janjikan Kejutan di Album Baru
    Teater Asing Ramaikan Pesta Boneka
    Ine Febriyanti Dapatkan Beasiswa Film di Korea


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H