Promotor Lady Gaga Merugi?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster Lady Gaga terpasang di sebuah tiang Monorel di kawasan Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan, Rabu 9 Mei 2012. Meski terjadi penolakan konser Lady bertajuk

    Poster Lady Gaga terpasang di sebuah tiang Monorel di kawasan Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan, Rabu 9 Mei 2012. Meski terjadi penolakan konser Lady bertajuk "The Born This Way Ball", Promotor Big Daddy Entertainment tetap akan menyelenggarakan konser tersebut pada 3 Mei 2012 di digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO , Jakarta:Penyelenggara konser penyanyi pop Lady Gaga, Big Daddy Entertainment, diperkirakan merugi atas pembatalan mendadak pertunjukan tersebut. Menurut promotor musik Adrie Subono, biasanya sebulan menjelang konser, promotor sudah melunasi sisa uang muka 50 persen ke manajemen artis. "Kalau pembatalan dari penyelenggara, uang yang sudah dibayar tidak kembali," katanya Selasa 15 Mei 2012.

    Adrie, yang kerap mendatangkan artis internasional, menambahkan, kerugian itu belum termasuk hal pengembalian uang tiket yang sudah telanjur dijual. Tercatat 30 ribu tiket konser Lady Gaga bertajuk The Born This Way Ball di Stadion Gelora Bung Karno, 3 Juni mendatang, ludes terjual dalam sehari penjualan pada Maret lalu. Total jumlah tiket ada 40 ribu lembar seharga Rp 465 ribu hingga Rp 2,25 juta per lembar.

    Hingga kemarin, Presiden Direktur PT Prima Java Kreasi (Big Daddy Entertainment Group) Michael Rusli tidak menjawab saat hendak dimintai konfirmasi lewat sambungan telepon ataupun pesan pendek. Begitu pula Corporate Legal Big Daddy Hanny Marpaung memilih berkelit. "Kami belum bisa komentar apa pun," katanya.

    Lady Gaga, yang memiliki nama lengkap Stefani Joanne Angelina Germanotta, rencananya akan pentas di Jakarta dalam rangkaian tur dunia yang sudah dimulai sejak 27 April lalu. Namun rencana itu mendapat reaksi keras dari sekelompok organisasi kemasyarakatan dan pejabat, sehingga menyebabkan polisi mengeluarkan larangan.

    Kepala Kepolisian RI Jenderal Timur Pradopo menegaskan larangan Lady Gaga untuk singgah. "Banyak mudaratnya daripada baiknya," ujarnya di Istana Negara.

    Dia memastikan keputusan itu tidak semata-mata karena desakan Front Pembela Islam, yang pernah mengancam akan menggeruduk ke Bandar Udara Soekarno-Hatta menghadang Lady Gaga. "Ada suara-suara lain, di mana-mana saya baca (menolak)," kata Timur.

    Juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, menyatakan Big Daddy telah menyetujui permintaan pembatalan konser tersebut. Polisi, kata dia, mengundang Big Daddy dalam pertemuan pada 25 April lalu.

    Polda Metro Jaya lalu mengajak manajemen berkoordinasi dalam refund (pengembalian uang) kepada calon penonton konser. "Belum dipastikan kapan refund dilaksanakan," ujar Rikwanto.

    SATWIKA M | ALIA FATHIYAH | YAZIR FAROUK | ARYANI K | MUNAWWAROH

    Berita Terkait
    PKS Dukung Polisi Larang Konser Lady Gaga 

    Saves Gaga Kicauan Terpanas di Twitter

    Gagalnya Konser Lady Gaga 

    Noriyu Kecewa Batal Ajak Foke Nonton Lady Gaga 

    FPI: Aliran Musik Lady Gaga Penyembah Setan

    Adrie Subono: Jangan Tanya Soal Lady Gaga

    Wawancara Tempo dengan Band Israel (Bagian I)

    Terancam Batal Konser, Promotor Lady Gaga Bungkam.

    PKS Dukung Polisi Larang Konser Lady Gaga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.