Minggu, 18 Februari 2018

Ini Para Pemenang FFI 2017, Apakah Ada Jagoanmu?

Reporter:

Aisha Shaidra

Editor:

Aisha Shaidra

Sabtu, 11 November 2017 23:44 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ini Para Pemenang FFI 2017, Apakah Ada Jagoanmu?

    Wujud Piala Citra yang akan diberikan kepada para pemenang Festival Film Indonesia 2017/ foto: Humas FFI 2017

    TEMPO.CO, Manado-Perhelatan Festival Film Indonesia 2017 digelar malam ini Sabtu 11 November 2017 di Grand Kawanua, Manado.

    Sejak diselenggarakan pertama kali pada 1955, ajang ini jadi tolak ukur perkembangan kualitas film Indonesia. Penyelenggaraan FFI 2017 disebutkan Ketua penyelenggara, Leni Lolang menggunakan semangat mengembalikan gagasan awal FFI.

    Malam ini, seluruh Piala Citra telah diserahkan kepada para pemenang. Film Pengabdi Setan menjadi pemeroleh piala terbanyak yakni tujuh buah piala meski tak membawa pulang Sutradara Terbaik maupun Film Terbaik. Perolehan jumlah terbanyak diikuti film Night Bus yang menjadi Film Terbaik tahun ini. Film Night Bus membawa pulang enam piala.

    Berikut detail daftar pemenangnya:

    1. Penata Busana Terbaik FFI 2017: Gemailla Gea Geriantiana (Night Bus)

    Gemailla Gea Geriantiana menjadi Penata Busana Terbaik FFI 2017 lewat film Night Bus/AISHA S

    Gemailla mengalahkan Anggia Kharisma (Filosofi Kopi 2: Ben & Jody), Dara Asvia (Sweet 20), Isabelle Patrice (Pengabdi Setan), dan Retno Ratih Damayanti (Kartini).

    2. Penata Rias Terbaik FFI 2017: Cherry Wirawan (Night Bus)

    Penata Rias Terbaik FFI 2017: Cherry Wirawan (Night Bus)/AISHA SHAIDRA

    Cherry mengalahkan Cherry Wirawan, Dian Anggraini (Gerbang Neraka), Cika Rianda (Posesif), Darwyn Tse (Pengabdi Setan), dan Darto Unge (Kartini).

    3. Penata Suara Terbaik FFI 2017: Khikmawan Santosa dan Anhar Moha (Pengabdi Setan)

    Penata Suara Terbaik FFI 2017 diberikan kepada Khikmawan Santosa dan Anhar Moha lewat film Pengabdi Kosan

    Keduanya mengalahkan Dwi Budi Priyanto dan Khikmawan Santosa (Pasukan Garuda: I Left My Heart in Lebanon), Khikmawan Santosa dan Sutrisno (Kartini), Khikmawan Santosa, Mohamad Ikhsan Sungkar, Madunazka (Cek Toko Sebelah), Khikmawan Santosa, Mohamad Ikhsan Sungkar, Suhadi (Critical Eleven), dan Wahyu Tri Purnomo dan Jantra Suryaman (Night Bus).

    4. Penata Musik Terbaik FFI 2017: Aghi Narottama, Tomy Merle, Bemby Gusti (Pengabdi Setan)

    Penata Musik Terbaik FFI 2017: Aghi Narottama, Tomy Merle, Bemby Gusti (Pengabdi Setan)

    Tim ini mengalahkan Ivan Gojaya (Galih dan Ratna), Macanderson (Filosofi Kopi 2: Ben & Jody), Thoersi Argeswara (Pasukan Garuda: I Left My Heart in Libanon), dan Tya Subiakto (Mooncake Story).

    5. Pengarah Sinematografi Terbaik FFI 2017: Ical Tanjung (Pengabdi Setan)

    Ical mengalahkan Amalia TS (Galih dan Ratna), Anggi Frisca (Night Bus), Batara Goempar (Posesif), dan Faozan Rizal (Kartini). Sayang, Ical berhalangan hadir.

    6. Pengarah Artistik Terbaik FFI 2017: Allan Sebastian (Pengabdi Setan)
    Allan mengalahkan Allan Sebastian (Kartini), Benny Lauda (Filosofi Kopi 2: Ben & Jody), dan Vida Sylvia (Sweet 20).

    7. Pencipta Lagu Tema Terbaik FFI 2017: The Spouse - Kelam Malam (Pengabdi Setan)

    Pencipta Lagu Tema Terbaik FFI 2017 dimenangkan oleh The Spouse untuk lagu Kelam Malam dalam film Pengabdi Setan.

    Pasangan Aimee Saras dan Tony Merle ini mengalahkan Isyana Saraswati - Sekali Lagi (Critical Eleven), Melly Goeslaw - Dalam Kenangan (Surga yang Tak Dirindukan 2), dan Mada The Overtunes - Senyuman dan Harapan (Cek Toko Sebelah).

    8. Pemeran Anak Terbaik FFI 2017: Muhammad Adhyat (Pengabdi Setan)

    Pemeran Anak Terbaik FFI 2017: Muhammad Adhyat. Pemeran Ian dalam Pengabdi Setan ini didampingi dua pemeran kakaknya dalam film tersebut/AISHA S
    Pemeran Ian ini mengalahkan Aisha Nurra Datau (Iqro: Petualangan Meraih Bintang), Bima Azriel (Surat Kecil untuk Tuhan), Muhammad Iqbal (Stip dan Pensil), Muhammad Razi (Surau dan Silek), dan Neysa Chandra Melisenda (Kartini).

    9. Penyunting Gambar Terbaik FFI 2017: Kelvin Nugroho dan Sentot Sahit (Night Bus)

    Penyunting Gambar Terbaik FFI 2017: Kelvin Nugroho dan Sentot Sahit (Night Bus)/AISHA S

    Penantian Sentot selama 27 tahun ini mengalahkan Aline Jusria (Sweet 20), Arifin Cuunk (Pengabdi Setan), Cesa David Luckmansyah (Cek Toko Sebelah), Ryan Purwoko (Critical Eleven), Wawan L Wibowo (Kartini), dan W Ichwandiardono (Posesif).

    10. Penata Efek Visual Terbaik FFI 2017: Finalize Studios - Heri Kuntoro dan Abby Eldipie (Pengabdi Setan).

    Mengalahkan Amrin Nugraha (Night Bus), Epix Studio, Postima, MAG (Rafathar), Fixit Works - Dana Riza dan Faranas Irmal (Pasukan Garuda: I Left My Heart in Lebanon), Fixit Works - Dana Riza dan Faranas Irmal (The Doll 2), dan OrangeRoom CS (Gerbang Neraka).

    11. Film Dokumenter Panjang Terbaik FFI 2017: Bulu Mata - Tonny Trimarsanto

    Peenang Film Dokumenter Panjang Terbaik FFI 2017: Bulu Mata karya Tonny Trimarsanto/AISHA S

    Tony mengalahkan Balada Bala Sinema - Yudha Kurniawan, Banda: The Dark Forgotten Trail - Jay Subiakto, Ibu (An Extraordinary Mother) - Patar Simatupang, Negeri Dongeng - Anggi Frisca, dan Tarling is Darling - Ismail Fahmi Lubis.

    12. Film Dokumenter Pendek Terbaik FFI 2017: The Unseen Words - Wahyu Utami Wati

    Film Dokumenter Pendek Terbaik FFI 2017: The Unseen Words karya Wahyu Utami Wati

    Karya Wahyu ini mengalahkan Anak Koin - Chrisila Wentiasri, Dluwang: The Past from the Trash - Agni Tirta, Living in Rob - Fuad Hilmi, Sepanjang Jalan Satu Arah - Bani Nasution, Solastalgia - Kurnia Yudha F, dan Songbird: Burung Berkicau - Wisnu Surya Pratama.

    13. Film Pendek Terbaik FFI 2017: Ruah - Makbul Mubarak
    Karya Makbul ini mengalahkan Amak - Ella Angel, Babaran - Meilani Dina Pangestika, Buang- Eugene Panji, Jendela - Rani Pratama, Kleang Kabur Kanginan - Riyanto Tan Ageraha, Lintah Darat - Putri Zakiyatun Nimah, Nyathil - Anggita Dwi Mardiana, Pentas Terakhir - Triyanto 'Genthong' Hapsoro, dan Salam dari Kepiting Selatan - Zhafran Solichin.

    14. Film Animasi Pendek Terbaik FFI 2017: Lukisan Nafas - Fajar Ramayel.

    Film Animasi Pendek Terbaik FFI 2017: Lukisan Nafas karya Fajar Ramayel

    Karya Fajar ini mengalahkan Darmuji 66: Bhinneka di Persimpangan - Ahmad Hafidz Azro'i, Kaie and the Phantasus' Giants - Ahmad Hafidz Azro'i, Make A Wish - Salsabilla Aulia Rahma, dan Mudik - Calvin Chandra, Ardhira Anugrah Putra, Alfonsus Andre, Aditya Prabaswara.

    15. Penulis Skenario Asli Terbaik FFI 2017: Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah)

    Ernest Prakasa menangkan Piala Citra untuk kategori Penulis Skenario Asli Terbaik FFI 2017/AISHA S

    Ernest mengalahkan Gina S Noer (Posesif), Joko Anwar, Ernest Prakasa, Bene Dion Rajagukguk (Stip dan Pensil), Nurman Hakim, Zaim Rofiqi, Ben Sohib (Bid'ah Cinta), dan Raditya Dika (Hangout).

    16. Penulis Skenario Adaptasi Terbaik FFI 2017: Rahabi Mandra dan Teuku Rifnu Wikana (Night Bus)

    Penulis Skenario Adaptasi Terbaik FFI 2017: Rahabi Mandra dan Teuku Rifnu Wikana (Night Bus)/AISHA S

    Keduanya mengalahkan Bagus Bramanti dan Hanung Bramantyo (Kartini), Fathan Todjon dan Lucky Kuswandi (Galih dan Ratna), Joko Anwar (Pengabdi Setan), dan Upi Avianto (Sweet 20). Night Bus diadaptasi dari cerita pendek karya Teuku Rifnu.

    17. Pemeran Pendukung Pria Terbaik FFI 2017: Yayu Unru (Posesif)

    Yayu Unru, Pemeran Pendukung Pria Terbaik FFI 2017/AISHA S

    Yayu Unru mengalahkan Alex Abbad (Night Bus), Dion Wiyoko (Cek Toko Sebelah), Slamet Rahardjo (Sweet 20), dan Tyo Pakusadewo (Night Bus).

    18. Pemeran Pendukung Wanita Terbaik FFI 2017: Christine Hakim (Kartini)

    Christine Hakim, Pemeran Pendukung Wanita Terbaik FFI 2017/ AISHA S

    Pemeran Ngasirah dalam Kartini ini mengalahkan Adinia Wirasti (Cek Toko Sebelah), Cut Mini (Posesif), Djenar Maesa Ayu (Kartini), Marissa Anita (Galih dan Ratna), Niniek L. Karim (Sweet 20), dan Widyawati Sophiaan (Sweet 20).

    19. Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2017: Putri Marino (Posesif).

    Putri Marino menjadi Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2017 lewat perannya sebagai Lala di film Posesif/AISHA S

    Pendatang baru di dunia perfilman ini mengalahkan Adinia Wirasti (Critical Eleven), Dian Sastrowardoyo (Kartini), Sheryl Sheinafia (Galih dan Ratna), dan Tatjana Saphira (Sweet 20).

    20. Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2017: Teuku Rifnu Wikana (Night Bus)

    Teuku Rifnu Wikana, Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2017 lewat film Night Bus/AISHA S

    Teuku Rifnu mengalahkan Adipati Dolken (Posesif), Deddy Sutomo (Kartini), dan Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah).

    21. Sutradara Terbaik FFI 2017: Edwin (Posesif)

    Edwin, Sutradara Terbaik FFI 2017/AISHA S
    Kehadiran Edwin ini mengalahkan Emil Heradi (Night Bus), Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah), Hanung Bramantyo (Kartini), Joko Anwar (Pengabdi Setan), dan Ody C. Harahap (Sweet 20).

    22. Film Terbaik FFI 2017: Night Bus

    Darius Sinathrya bersama tim dalam film Night Bus di Red Carpet FFI 2017/AISHA
    Film dengan pembiayaan lewat penggalangan dana publik ini mengalahkan Cek Toko Sebelah (Starvision Plus), Kartini (Legacy Pictures dan Screenplay Films), Pengabdi Setan (Rapi Films dan CJ Entertainment), Posesif (Palari Films).

    AISHA SHAIDRA


  • FFI
  •  

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Kekuatan Bom Nuklir Korea Utara versus Amerika dan Rusia

    Sejak 2006 Korea Utara meluncurkan serangkaian tes senjata nuklir yang membuat dunia heboh. Tapi, sebenarnya seberapa kuat bom mereka? Ini faktanya.