Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tampil di Soundfest 2023, Yura Yunita Takjub dengan Panasnya Bekasi

Reporter

Editor

Mitra Tarigan

image-gnews
Yura Yunita/Foto: Doc. Pribadi
Yura Yunita/Foto: Doc. Pribadi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Yura Yunia berkali-kali menyebutkan 'mantra' sejuk saat ia tiba di Summarecon Mall Bekasi. "Sejuk-sejuk-sejuk. Cuaca sejuk adalah mind set," katanya di Instagram pada 20 Agustus 2023. 

Yura Yunita adalah salah satu penampil pada hari ke-2 Soundfest 2023, di Summarecon Mall Bekasi. Ia tampil pada pukul 15.30an sore itu. 

Sesaat sebelum tampil di festival tersebut, Yura Yunita berdoa agar diberikan cuaca yang sejuk saat ia menghibur para penggemarnya. "Tuhan berikan kami kesejukan di sore hari ini. Semoga teman yang datang juga sejuk," katanya masih di Instagram story. 

Pada video Instagram story berikutnya, Yura Yunita menceritakan soal panasnya cuaca di Bekasi hingga membuatnya mandi keringat. Rupanya, ia baru selesai manggung di Soundfest 2023. "Rasa-rasanya seluruh tubuh aku sudah banjir keringat semua, basah total. Tapi tetap semangat ya," kata Yura Yunita.

Penyanyi Yura Yunita menceritakan pengalamannya tentang cuaca panas yang dialami setelah tampil di Soundfest 2023, Summarecon Mall Bekasi/Instagram

Ia mengaku sudah sangat keringetan, padahal hanya tampil menghibur penontonnya selama 45 menit saja. "Banjirnya sampai seluruh tubuh, kalian banjir tidak sih?" katanya bertanya kepada netizen yang menonton atraksinya. 

Yura Yunita pun salut kepada para penonton Soundfest 2023 di Bekasi yang semangatnya terus terjaga. "Di kala sore hari, tapi kalian hebat banget. Kalian bisa berdiri dari sore sampai malam," katanya. 

Ia berharap para penonton festival tetap terhidrasi saat menikmati musik di cuaca yang panas itu. "Jangan lupa makan dan minum banyak saat nonton acaranya. Kalian yang terbaik," kata Yura Yunita. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dua orang penonton Soundfest, Annisa Febriyanti dan Irmalasari Agustiani mengatakan sempat menonton penampilan Yura Yunita sore itu. Ia setuju pada sesi Yura Yunita, cuaca di Summarecon Mall Bekasi sedang sangat panas. "Tadi memang kondisi pas Yura nyanyi, panas sekali, jadi lah dia ngereog sendiri," kata Annisa yang berusia 22 tahun. 

Penonton Soundfest 2023, Annisa Febriyanti 22 tahun (kanan) dan Irmalasari Agustiani 25 tahun/Mitra Tarigan

Yura Yunita pun sempat nyeletuk soal panasnya sore itu. Reog yang dimaksud Annisa dan Irmalasari adalah Yura beberapa kali melucu soal cuaca panas itu. Walau begitu, panasnya Bekasi tidak menurunkan kualitas penampilan Yura Yunita. "Yura tetap all out walau pas dia tampil lagi panas-panasnya. Emosinya meluap-luap. Ramai deh," kata Irmalasari yang berusia 25 tahun. 

Walau panas, Annisa dan Irmalasari mengaku tetap menikmati hebohnya festival tersebut. "Walau panas-panasan, tapi kami tetap senang sekali," kata keduanya. 

Dalam festival musik itu, Yura Yunita menyanyikan beberapa lagu hitsnya, seperti Tutur Batin. 

Pilihan Editor: Pertunjukan Tutur Batin Yura Yunita: Perjalanan Emosional di Ruangan Sakral

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Soal Suhu Udara Surabaya Capai 42 Derajat Celcius, Begini Kata BMKG

1 jam lalu

Warga berjalan di tengah cuaca terik di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin, 24 April 2023. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan dinamika atmosfer yang tidak biasa menjadi salah satu penyebab Indonesia mengalami suhu panas dalam beberapa hari terakhir. ANTARA/Fauzan
Soal Suhu Udara Surabaya Capai 42 Derajat Celcius, Begini Kata BMKG

Menurut BMKG, cuaca panas masih akan berlangsung pada Oktober.


Rekomendasi 8 Buah untuk Cegah Dehidrasi Akibat Cuaca Panas, Mangga sampai Aprikot

13 jam lalu

Ilustrasi buah aprikot. Foto: Unsplash.com/Olga Nayda
Rekomendasi 8 Buah untuk Cegah Dehidrasi Akibat Cuaca Panas, Mangga sampai Aprikot

Cuaca panas sering membuat banyak orang mengalami dehidrasi. Simak daftar 8 buah yang bisa mengatasinya, mangga, nanas sampai aprikot.


Waspadai Dehidrasi, Heatstroke hingga Migrain Akibat Cuaca Panas

14 jam lalu

Ilustrasi heat stroke. Pexel
Waspadai Dehidrasi, Heatstroke hingga Migrain Akibat Cuaca Panas

Cuaca panas yang kini terasa di Indonesia dapat menimbulkan berbagai penyakit. antara lain heatstroke, dehidrasi, migrain hingga biang keringat.


BMKG: Siklon Tropis Koinu Terpantau, Muncul Hujan di Wilayah Ini

16 jam lalu

Ilustrasi hujan disertai angin kencang. Shutterstock
BMKG: Siklon Tropis Koinu Terpantau, Muncul Hujan di Wilayah Ini

Pantauan BMKG suhu 36 derajat Celcius di beberapa kota.


Oktober Minim Pertumbuhan Awan, BMKG Nilai Teknologi Modifikasi Cuaca Tidak Efisien

1 hari lalu

Petugas memindahkan karung yang berisi garam untuk dibawa ke pesawat Cassa C-212 milik Skadron IV Lanud Abdulrachman Saleh di Pangkalan Udara Sri Mulyono Herlambang (Lanud SMH) Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 10 Juni 2022. Selama operasi TMC di Sumatera Selatan yaitu sejak 27 Mei 2022, sebanyak 12,8 ton garam telah disemai di udara sehingga berhasil membuat hujan dan menaikkan tinggi muka air tanah di kanal-kanal produksi milik perusahaan perkebunan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Oktober Minim Pertumbuhan Awan, BMKG Nilai Teknologi Modifikasi Cuaca Tidak Efisien

Saat ini operasi Teknologi Modifikasi Cuaca difokuskan untuk menangani bencana kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan.


Asap Tebal Kebakaran Hutan, Siswa PAUD hingga SMP di Jambi Belajar dari Rumah Mulai Hari Ini

1 hari lalu

Warga berada di tepi Sungai Batanghari yang diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jambi, Selasa 15 Oktober 2019. Sejumlah daerah di Provinsi Jambi masih diselimuti kabut asap sehingga membahayakan kesehatan warga. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Asap Tebal Kebakaran Hutan, Siswa PAUD hingga SMP di Jambi Belajar dari Rumah Mulai Hari Ini

Hal itu dilakukan lantaran kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan masih menyelimuti daerah tersebut.


1.031 Titik Panas Terpantau di Sumatera, Wilayah Ini Jadi Penyumbang Terbanyak

1 hari lalu

Petugas Manggala Agni Daops Banyuasin memberikan kode saat berupaya memadamkan kebakaran lahan di Desa Muara dua, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis, 21 September 2023. Berdasarkan data dari Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sumatera sepanjang Januari hingga Agustus 2023 luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan mencapai 4.082,8 hektare yang terbagi menjadi 2,947,8 lahan mineral dan 1.135,0 lahan gambut. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
1.031 Titik Panas Terpantau di Sumatera, Wilayah Ini Jadi Penyumbang Terbanyak

1.031 titik panas terpantau di wilayah Sumatera pada Ahad, 1 Oktober 2023.


Warga Jakarta Diminta Banyak Minum, Cuaca Panas Masih Terjadi Selama Oktober

2 hari lalu

Siswa SD meminum air dari instalasi penyulingan air sungai di kawasan Bidara Cina, Jakarta, 15 September 2015. Warga dapat memanfaatkannya secara gratis. TEMPO/M Iqbal Ichsan
Warga Jakarta Diminta Banyak Minum, Cuaca Panas Masih Terjadi Selama Oktober

Fenomena cuaca panas terik ini diprediksi masih dapat berlangsung dalam periode Oktober


Penyebab Jakarta Panas Belakangan Ini, Penyinaran Matahari Minim Hambatan

2 hari lalu

Warga berjalan di tengah cuaca terik di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin, 24 April 2023. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan dinamika atmosfer yang tidak biasa menjadi salah satu penyebab Indonesia mengalami suhu panas dalam beberapa hari terakhir. ANTARA/Fauzan
Penyebab Jakarta Panas Belakangan Ini, Penyinaran Matahari Minim Hambatan

Suhu di Jakarta dan sekitarnya tercatat antara 35 dan 37 derajat Celsius


Penjelasan BMKG Soal Fenomena Cuaca Panas Terik Hingga 38 Derajat Celcius

3 hari lalu

Cuaca panas/Canva
Penjelasan BMKG Soal Fenomena Cuaca Panas Terik Hingga 38 Derajat Celcius

Warga diharapkan tetap menjaga kesehatan di tengah cuaca panas.