Bintangi A Perfect Fit, Refal Hady Belajar Membuat Sepatu

Reporter:
Editor:

Marvela

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Refal Hady dalam film A Perfect Fit. (Dok. Netflix).

    Refal Hady dalam film A Perfect Fit. (Dok. Netflix).

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Refal Hady kembali menyapa penggemarnya lewat film terbaru berjudul A Perfect Fit. Ia berperan sebagai Rio, seorang pembuat sepatu yang mandiri dan berjiwa petualang, namun penyayang dan penuh empat.

    "Dia orang yang passionate, pekerja keras, optimistik, gak gampang nyerah dan gak pernah melewatkan kesempatan makanya dia berjuang sekuat tenaga untuk ikutin instingnya dan feeling meskipun situasi gak terkendali tapi dia tetap percaya dan yakin," kata Refal dalam konferensi pers virtual pada Kamis, 15 Juli 2021.

    Refal akan beradu peran dengan Nadya Arina sebagai Saski. Rio membawa perspektif baru ke dalam hidup Saski. Ia mendorong Saski untuk mengikuti kata hati dan mengutamakan kebahagiaannya. Seperti Saski, Rio mencoba yang terbaik untuk membanggakan orang tuanya, terutama mendiang ayahnya yang mewariskan bisnis sepatu kepadanya. "Dia seorang pengrajin sepatu yang berasal dari keluarga tradisi Makassar cuma tinggal di Bali," katanya.

    Menurutnya, karekter Rio dalam film ini sangat menarik sekaligus menantang. Untuk mendalami karakternya, Refal mempelajari cara membuat sepatu. "Saya mengikuti workshop pembuatan sepatu di Jakarta selama tiga hari dan mempelajari bagaimana cara membuat sepatu dari awal hingga akhir. Menurut saya prosesnya sangat menarik," katanya.

    ADVERTISEMENT

    Refal Hady dalam film A Perfect Fit. (Dok. Netflix).

    A Perfect Fit merupakan film bergenre komedi romantis hasil kerjasama Netflix dengan Starvision. Film ini terinspirasi dari kisah klasik Cinderella. A Perfect Fit menceritakan seorang fashion blogger bernama Saski (Nadya Arina) yang bertemu dengan seorang pembuat sepatu bernama Rio (Refal Hady) di tokonya ketika sedang mencari sepasang sepatu. Pertemuan mereka pun menandakan awal dari takdir mereka yang saling terkait.

    Saski merupakan tunangan dari anak seorang bangsawan Bali yang bernama Deni (Giorgino Abraham), namun hati kecilnya mengakui bahwa ia hanya melakukannya demi menjalani tugas keluarga semata. Setelah bertemu dengan Rio dan mencoba mendengarkan apa yang disampaikan alam semesta, Saski pun menyadari bahwa sebenarnya ia bisa memilih siapa yang ia cintai dan bagaimana ia menjalani hidupnya.

    Pesan berharga yang disampaikan dalam film A Perfect Fit adalah tentang pilihan antara cinta, mimpi, atau diri sendiri. "Belajar soal bagaimana memutuskan sesuatu, dari pilihan hati tapi juga pilihan orang tua, itu gabungan yang selalu dilema," katanya. "Di sini kita selalu bisa menemukan jalan yang terbaik buat diri kita meskipun orang lain berkata tidak," katanya.

    A Perfect Fit tayang secara global pada Kamis, 15 Juli 2021 di Netflix. Selain drama romantis, film yang disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan Garin Nugroho sebagai penulis naskah, A Perfect Fit juga menyajikan berbagai budaya dan tradisi Bali yang menarik untuk disaksikan. Selain diperankan oleh Refal Hady, Nadya Arina, dan Giorgino Abraham, film ini juga dibintangi oleh Christine Hakim, Mathias Muchus, Ayu Laksmi, Unique Priscilla, Karina Suwandi, Laura Theux, serta Anggika Bolsterli.

    Baca juga: Cerita Giorgino Abraham Berperan sebagai Bangsawan Bali di Film A Perfect Fit


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.