Album Religi Gigi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Tak seperti biasanya, keempat pria itu mengenakan baju koko di atas panggung di aula PPH Usmar Ismail, Jakarta, Selasa malam lalu. Para personel grup band Gigi itu memakai pakaian untuk memperkenalkan album religi terbaru mereka berjudul Jalan Kebenaran. Album yang senada dengan pakaian mereka tersebut memang sengaja diluncurkan menyambut bulan suci Ramadan.

    Selama lebih dari satu jam, Gigi, yang terdiri atas Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bas), dan Gusti Hendy (drum), tampil membawakan sekitar sepuluh lagu. Beberapa di antaranya diambil dari album baru tersebut, yakni Pemimpin Budiman, Rinduku Cintamu, Yang Tak Terpikirkan II, dan Gerbang Cintamu. Alunan pop rock khas Gigi menghiasi penampilan mereka malam itu. Panggung yang didominasi warna oranye berpadu manis dengan baju koko terang yang mereka kenakan.

    Gigi terbilang produktif menghasilkan album religi. Jalan Kebenaran merupakan album religi keempat Gigi sekaligus album pertama yang diproduksi oleh POS Record. Tiga album religi Gigi sebelumnya, yang terjual lebih dari 700 kopi, adalah Raihlah Kemenangan (2004), Raihlah Kemenangan Repackage (2005), dan <intu Sorga (2006). Sukses album-album religi yang mengalami booming pada bulan puasa mendorong mereka meluncurkan kembali album baru. "Intinya, selama kami bisa, kenapa tidak (bikin album baru?)," ujar Thomas.

    Berbeda dengan album religi sebelumnya, di album baru ini seluruh lagu dan aransemen musik dikerjakan langsung oleh personel Gigi. Dengan proses produksi selama dua minggu, mereka berhasil menelurkan album yang terdiri atas sepuluh lagu, termasuk dua lagu versi karaoke. "Kami bekerja tiap hari. Benar-benar 12 jam per hari," ujar Armand.

    Perbedaan lainnya adalah Gigi telah berhasil "menjual" lagu-lagunya untuk beberapa tayangan sinetron Ramadan, seperti Rinduku Cintamu, Jalan Kebenaran, dan Karuniamu. Sedangkan dua lagu lainnya, Gerbang Cintamu dan Dosa Ini, menghiasi film layar lebar bertajuk Doa yang Mengancam garapan sutradara Hanung Bramantyo.

    Nuansa jualan semakin kental dengan ditunjuknya Gigi sebagai brand ambassador produk multivitamin Enervon-C. Di compact disc albumnya, jingle Enervon-C sepanjang satu menit gubahan Gigi menjadi lagu pembuka. Bahkan di cover album baru itu, tulisan Enervon-C lebih besar daripada Gigi sendiri. Karena itulah, nuansa oranye terasa kental selama acara peluncuran tadi.

    Meningkatnya sisi komersial ini terkait dengan keluarnya Gigi dari Sony BMG, yang selama ini jadi produsernya. Karena itulah, POS Entertainment, manajemen Gigi, lebih leluasa berjualan, seperti soal hak cipta dan sponsorship itu. "Tidak ada udang di balik batu. Kami hanya ingin berdiri sendiri," ujar Dhani Pette, pemimpin POS Entertainment. Sony BMG, kata Dhani, masih berperan dengan menjadi distributor bagi album ini.

    Enervon-C sendiri mengaku tidak berpengaruh terhadap proses keluarnya Gigi dari Sony. "Kami memilih Gigi karena aktivitas mereka yang tinggi. Mereka energik, dinamis, dan aktif," ujar Silvia Ongkoadi, Brand Manager Enervon-C. Hal itu, ujarnya, sesuai dengan brand produk. Rencananya, kata Silvia, Enervon-C juga akan mengadakan show keliling kota bersama Gigi.

    Seakan menyindir produk rokok yang kerap membiayai konser-konser musik, show bersama produk multivitamin, kata Armand, akan lebih berarti bagi Gigi. "Udah jalan-jalan, sehat lagi," kata suami Dewi Gita ini.

    Titi Sianipar


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.