Rabu, 21 November 2018

Guns N Roses Konser di Indonesia, Minta Rahasiakan Fasilitas

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim produksi Gun N' Roses saat menjelaskan kepada media mengenai persiapan konser grup musik <i>rock</i> Guns N' Roses bertajuk check sound, besok, 7 November. TEMPO/Nurdiansah">

    Tim produksi Gun N' Roses saat menjelaskan kepada media mengenai persiapan konser grup musik rock Guns N' Roses bertajuk "Not in This Lifetime Tour" di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, 6 November 2018. Kabarnya, personel Guns N' Roses akan melakukan check sound, besok, 7 November. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, JakartaGuns N Roses akan menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis malam 8 November 2018. Para personel pun dikabarkan sudah tiba di Jakarta sejak kemarin.

    Selain personel band lengkap, mereka juga membawa sekitar 50 orang kru untuk mengatur teknis konser reuni Axl Rose dan Slash ini. Ada sekitar 40 ton peralatan terdiri dari sound system, pencahayaan, perlengkapan kamera yang dibawa serta untuk melengkapi konser berdurasi tiga jam itu.

    Perwakilan promotor Third Eye Management, Adib Hidayat mengungkapkan fasilitas yang diminta Guns N'Roses juga sudah dipenuhi panitia. "Sesuai riders tapi tidak bisa diungkapkan seperti apa," ucap Adib Hidayat. Pasalnya hal itu terkait perjanjian dengan pihak manajemen yang meminta agar fasilitas untuk personel band dirahasiakan.

    Baca: Reuni, Guns N' Roses Janji Tak Akan Kecewakan Penggemar

    Gelaran Not In This Lifetime Tour  di Jakarta ini merupakan rangkaian tur keliling dunia Guns N' Roses tahun ini. Indonesia menjadi negara pertama Asia yang dikunjungi dalam rangkaian tersebut. Kehadiran mereka di Indonesia dipromotori UnUsUaL Entertainment Pte Ltd dan Third Eye Management.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.