Selasa, 11 Desember 2018

Berkas Lengkap, Kasus Lyra Virna Segera Dipersidangkan

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lyra Virna dilaporkan oleh Lasty Annisa pada 19 Mei 2017, yakni dituduh melakukan pencemaran nama baik karena mengunggah tulisan di akun Instagram miliknya, yang berisikan tentang keluhan soal uang ibadah haji yang dikembalikan oleh Ada Tour and Travel. Seno/tabloidbintang.com

    Lyra Virna dilaporkan oleh Lasty Annisa pada 19 Mei 2017, yakni dituduh melakukan pencemaran nama baik karena mengunggah tulisan di akun Instagram miliknya, yang berisikan tentang keluhan soal uang ibadah haji yang dikembalikan oleh Ada Tour and Travel. Seno/tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus pencemaran nama baik yang menjerat Lyra Virna memasuki babak baru. Deddy Lubis selaku kuasa hukum Lasty, mengatakan laporan kliennya sudah dinyatakan lengkap oleh penyidik atau P21.

    Hal ini disampaikan Denny Lubis saat mendatangi Polda Metro Jaya, Senin, 1 Oktober 2018. "Menurut info dari penyidik, berkas perkara sudah dinyatakan P21, artinya laporan Ibu Lasty memenuhi unsur formil dan imateril," kata dia.

    Berikutnya, lanjut Denny Lubis, pihak kepolisian akan melimpahkan berkas perkara dan tersangka ke Kejaksaan. Setelah itu tinggal menunggu jadwal persidangan.

    "Kami harapkan proses ini sampai pada ketuk palu, agar klien kami mendapatkan kepastian hukum atas apa yang telah dilakukan oleh tersangka."

    Ditemui di tempat sama, Lasty mengungkapkan kegembiraannya atas perkembangan positif laporannya atas Lyra Virna. "Alhamdulillah akhirnya selesai juga. Saya berterimakasih pada Allah SWT dan tim lawyer saya. Pihak kepolisian sangat profesional selesaikan semuanya dangan baik," ungkapya.

    "Mudah-mudahan jadi pelajaran agar kita lebih hati-hati berbicara. Segala sesuatu bisa disampaikan secara baik, bukan menyebarkan di media sosial," Lasty menambahkan.

    Baca: Beredar Surat Penetapan Lyra Virna sebagai Tersangka

    Lyra Virna dilaporkan ke polisi oleh Lasty setelah menulis status di Instagram. Pada postingan itu Lyra menyampaikan kekecewaannya pada perusahaan travel Ada Tour milik Lasty. Lyra Virna sebelumnya telah melaporkan Lasty, dengan pasal penipuan dan penggelapan.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.