Ahmad Dhani: Upacara di Kampung Lebih Khidmat dari Istana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmad Dhani saat menggelar konfrensi pers klarifikasi kampanye hitam dukungan Al kepada Ahok dengan membenci ayanya Ahmad Dhani di kediamanannya di kawasan Pondok Indah Jakarta, 14 Maret 2016. Ahmad Dhani menduga penyebaran foto hasil editan tersebut penyebaran awalnya melalui grup Facebook bernama Gubernur Ahok Pilihanku (GAP) yang akan dilaporkan kepada Polda Metro Jaya sebagai kampanye hitam. TEMPO/Nurdiansah

    Ahmad Dhani saat menggelar konfrensi pers klarifikasi kampanye hitam dukungan Al kepada Ahok dengan membenci ayanya Ahmad Dhani di kediamanannya di kawasan Pondok Indah Jakarta, 14 Maret 2016. Ahmad Dhani menduga penyebaran foto hasil editan tersebut penyebaran awalnya melalui grup Facebook bernama Gubernur Ahok Pilihanku (GAP) yang akan dilaporkan kepada Polda Metro Jaya sebagai kampanye hitam. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan warga Kampung Akuarium, Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, menggelar upacara peringatan hari ulang tahun Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia di atas puing bangunan penggusuran. Upacara yang dihadiri beberapa aktivis sosial tersebut dipimpin oleh Ahmad Dhani.

    Dalam sambutannya Ahmad Dhani mengatakan peringatan upacara HUT RI di Kampung Akuarium berlangsung khidmat. Peringatan ini juga sekaligus menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah tiada. "Saya yakin upacara ini sangat khidmat, dan lebih khidmat dari Istana apalagi di Balai Kota DKI Jakarta," ujarnya saat sambutan di Kampung Akuarium, Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu, 17 Agustus 2016.

    Dhani mengatakan pihak-pihak yang andil dalam peringatan HUT RI di Kampung Akuarium ini adalah keturunan pahlawan. "Saya rasa yang hadir di sini memang saya yakin kakeknya adalah pahlawan yang membela RI. Terutama yang membiayai," katanya.

    Dalam sambutannya Dhani juga menyatakan esensi kemerdekaan Indonesia belum hadir di Kampung Akuarium. Sebab, menurut dia, hingga saat ini masih banyak warga Kampung Akuarium yang terlunta-lunta akibat penggusuran. "Ini tidak sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang," ujarnya.

    Peringatan HUT ke-71 RI di Kampung Akuarium, Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, tersebut dihadiri ratusan anggota Kelompok Serikat Pekerja Indonesia dan ratusan anggota Forum Betawi Rempug. Selain itu, hadir pula sejumlah aktivis sosial seperti Ratna Sarumpaet, Ridwan Saidi, Said Iqbal, dan Egi Sujana.

    Di sekitar lingkungan Kampung Akuarium tersebut banyak terpasang spanduk yang menyatakan perlawanan terhadap pemerintah DKI Jakarta atas penggusuran beberapa waktu lalu. Puluhan spanduk tersebut di antaranya bertuliskan, “Merdeka dari Kemiskinan”, “#JakartaMelawan”, dan “Kembalikan Kampung Akuarium untuk Warga”.

    ABDUL AZIS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.