Setelah 50 Tahun dalam Laci, Rekaman Asli Beatles Dilelang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota band The Beatles menaiki pesawat sewaan mereka menuju dari bandara Seattle Tacoma menuju Vancouver, Kanada, Agustus 1964. Ini merupakan konser pertama mereka di Kanada. Dailymail.co.uk

    Anggota band The Beatles menaiki pesawat sewaan mereka menuju dari bandara Seattle Tacoma menuju Vancouver, Kanada, Agustus 1964. Ini merupakan konser pertama mereka di Kanada. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah pita asli rekaman penampilan band The Beatles di The Cavern Club, Liverpool pada tahun 1962 ditemukan setelah tersimpan dalam laci selama 50 tahun.

    Dalam rekaman itu, Thre Beatles memainkan lagu Some Other Guy ciptaan Richie Barrett pada September 1962, empat pekan sebelum debut single mereka dirilis sebagimana dikutip BBC.co.uk, Jumat (2 Oktober 2015).

    Rekaman suara itu dibuat setelah pengambilan video untuk acara Know The North di Granada TV, tapi belum pernah disiarkan. Karena kualitas audio pada potongan film dinilai terlalu buruk, Granada mengutus seorang teknisi suara untuk kembali ke Cavern hanya untuk merekam audio yang rencananya akan disulih ke film.

    Namun manajer The Beatles, Brian Epstein, sangat terkesan dengan hasil rekaman tersebut sehingga dia meminta dibuatkan lima cakram tipis dari pita rekaman untuk digunakan sebagai promosi.

    Keberadaan empat cakram itu kini tidak diketahui, tapi yang kelima telah dijual seharga 16.000 poundsterling (Rp357 juta) pada lelang di tahun 1993 kepada Apple Records, label yang dibangun oleh The Beatles pada 1968.

    Sementara rekaman pita yang sangat langka itu kini disimpan oleh produser televisi Johnie Hamp dan akan dilelang untuk amal di Liverpool pada 4 November nanti oleh juru lelang Adam Partridge.

    BISNIS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.