Anggun C. Sasmi: Sikil Cantik Lebih Penting dari...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Anggun Cipta Sasmi berikan keterangan pers disela peluncuran parfum Grace by Anggun di St Louis Lounge, Plaza Indonesia, Jakarta, 26 Juni 2014. Anggun Grace Parfum memiliki keharuman perpaduan aroma khas Timur dan Barat. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Anggun Cipta Sasmi berikan keterangan pers disela peluncuran parfum Grace by Anggun di St Louis Lounge, Plaza Indonesia, Jakarta, 26 Juni 2014. Anggun Grace Parfum memiliki keharuman perpaduan aroma khas Timur dan Barat. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Anggun Cipta Sasmi, 40 tahun, sering diprotes para pengikutnya di Instagram karena dianggap terlalu sering mengunggah foto kaki dengan sepatu hak tinggi.

    “Kata mereka terlalu banyak sikil (kaki),” ujar Anggun di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, beberapa waktu lalu. Ibu dari Kirana Cipta Montana ini memang kerap mengunggah foto kaki di media sosial berbagi foto itu.

    Dari 266 foto yang diunggahnya, ada puluhan foto sikil Anggun. Tapi bukan sembarang foto kaki. Rupanya kaki Anggun selalu mengenakan sepatu koleksinya dari berbagai desainer ternama.

    Anggun, yang juga menjadi juri kontes Asia's Got Talent bersama David Foster, Vannes Wu, dan Melanie C itu, punya lebih dari 200 ribu pengikut di Instagram.

    Soal kebiasaannya mengunggah foto kaki, Anggun punya alasan tersendiri. “Aku kan moody ya. Kadang begitu bangun pagi aku gak mau dandan macam-macam,” ujar Anggun.

    Meskipun dia tidak dandan, Anggun tetap rajin mengenakan sepatu berhak tinggi. “Soalnya sepatu hak tinggi itu membuat perempuan terlihat cantik, percaya diri, dan juga anggun,” kata pelantun Tua Tua Keladi ini.

    Anggun tidak masalah jika wajahnya tidak terlihat cantik karena tidak berdandan. “Yang penting kakiku cantik,” ujar Anggun sambil terbahak.

    SUBKHAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.