Pemenang Cover Maroon 5 Penggembala Kambing  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bayu Santoso (20 tahun), mahasiswa jurusan DKV ISI Yogyakarta, menjadi pemenang kontes desain alternatif sampul album Maroon 5 saat ditemui di Yogyakarta, 14 Oktober 2014. Karyanya terinspirasi harimau dan berbagai karya seni khas Indonesia seperti ukiran Jepara. TEMPO/Suryo Wibowo.

    Bayu Santoso (20 tahun), mahasiswa jurusan DKV ISI Yogyakarta, menjadi pemenang kontes desain alternatif sampul album Maroon 5 saat ditemui di Yogyakarta, 14 Oktober 2014. Karyanya terinspirasi harimau dan berbagai karya seni khas Indonesia seperti ukiran Jepara. TEMPO/Suryo Wibowo.

    TEMPO.CO, Jakarta: Nama Bayu Santosa, 20 tahun, menjadi buah bibir saat terpilih sebagai pemenang desain cover album grup musik Maroon 5. Mahasiswa Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, itu semula tak menyangka hasil rancangannya akan terpilih menjadi pemenang.

    Pekan lalu, grup musik asal Amerika Serikat, Maroon 5 mengumumkan Bayu yang dikenal sebagai Bayo Gale sebagai pemenang kontes desain cover untuk album V. Dia menggambar wajah harimau dengan guratan di bagian hidung menyerupai huruf V. "Congratulations to Bayo Gale on The Winning Artwork in Our Creative Allies Contest to Design An Alternate Cover For 'v'," kata Maroon5 melalui situs resminya.

    Siapa sangka, sebelum terpilih sebagai pemenang, Bayu pernah menjadi penggembala kambing milik orang tuanya. Ia bahkan dijuluki sebagai anak kambing oleh teman-temannya. "Sejak kecil saya angon (menggembala) kambing," kata Bayu, saat ditemui Tempo, Selasa, 14 Oktober 2014.

    Kedua orang tuanya, almarhum Guritno dan Rini, mendidik Bayu dengan keras. Ia harus bangun pagi dan mengantre di pabrik tempe. Di sana ia mencari limbah tempe untuk dijadikan pakan kambing-kambingnya. Dari rumahnya di daerah Bokoharjo, Prambanan, Sleman, tak jarang ia harus berjalan ke kompleks Candi Prambanan untuk menggembala kambing. Ia menembus hujan dan panas agar kambing-kambingnya mendapat rumput.

    Saat masih bersekolah di SMKN 1 Kalasan, Sleman, ayahnya menerapkan disiplin. Ia tak boleh keluar malam. "Keluar malam dianggap negatif, padahal belajar mendesain dan cari uang," katanya.

    Kini perjuangan Bayu mulai berbuah. Sebelum menjadi pemenang cover Maroon 5, Bayu beberapa kali mengikuti perlombaan serupa. Dari lima kali lomba desain, dia tercatat dua kali menjadi pemenang. "Hadiahnya sih di bawah Rp 10 juta, tapi yang penting karya dihargai dan gaungnya bisa mendunia," kata Bayu.

    Selain mendapat uang tunai, Bayu juga mendapat hadiah tiket untuk menonton konser Maroon 5. Ia juga dibekali tiket pesawat. "Akomodasinya saya harus bayar sendiri," katanya sambil tertawa.

    ANANG ZAKARIA | MUH SYAIFULLAH

    Berita Terpopuler
    Pendiri Facebook Temui Jokowi, VOA Islam Berang
    Komentari FPI, Megawati Ditanya Balik
    3 Orang Ini Calon Kuat Jaksa Agung Kabinet Jokowi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto