Film Woody Allen Membuka Festival Cannes

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Midnight in Paris karya Woddy Allen. Di putar di Festival Film Cannes 2011.(MOTIONPICTURES)

    Midnight in Paris karya Woddy Allen. Di putar di Festival Film Cannes 2011.(MOTIONPICTURES)

    TEMPO Interaktif, Cannes - Festival Film Cannes tahun ini dibuka dengan pemutaran film Midnight in Paris, sebuah komedi romantsi karya sutradara Woody Allen. Di karpet merah pada Kamis malam, 12 Mei 2011, itu tampak Allen, 75 tahun, berjalan bersama para bintang filmnya, Adrien Brody, Owen Wilson dan Michael Sheen.

    Film yang menampilkan Ibu Negara Prancis, Carla Bruni, itu menelusuri kisah seorang pengarang kembali ke Paris era 1920-an.

    Johnny Depp dan Angelina Jolie berada di antara para bintang yang akan mengikuti festival hingga 22 Mei itu. Antonio Banderas dan Salma Hayek datang mempromosikan film animasi Puss in Boots.

    Pembukaan festival itu juga diisi penampilan pianis jazz Inggris, Jamie Cullum, yang memainkan serangkaian lagu-lagu tentang Kota New York. Tampak pula Bernardo Bertolucci, sutradara Italia pembuat Last Tango in Paris dan The Last Emperor yang menerima Palem Emas kehormatan.

    "Saya sudah sedikit lama menunggu, tapi akhirnya inilah," kata Bertolucci, 71 tahun, yang belum pernah mendapat hadiah utama dalam festival ini. "Kejutan ini membuat hadiah ini jadi lebih penting," katanya sebelum mengumumkan pembukaan festival secara resmi.

    Para kritikus agak lebih ramah terhadap Midnight in Paris daripada komentar mereka terhadap film-film Allen terdahulu. Variety menyebut komedi ini "daya tarik populis yang tak dapat ditolak". Adapun Daily Telegraph mengklaimnya sebagai "film terbaik Allen sejak Vicky Cristina Barcelona".

    Dalam konferensi pers pada Rabu lalu, Allen memuji kontribusi Bruni, yang tak hadir dengan "alasan pribadi dan profesional". "Dia adalah segalanya yang saya pikir seharusnya dia. Dia masuk dan menjalankan perannya dengan sangat elegan," katanya.

    Iwank | BBC


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.