FFI 2010 Bidik Wisatawan Asing  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • FFI

    FFI

    TEMPO Interaktif, Jakarta -


    Pesta tahunan insan sinema, Festival Film Indonesia (FFI), kembali hadir. Tahun ini, panitia festival membidik Pulau Batam sebagai tempat perhelatan. Festival direncanakan berlangsung pada 29 November - 4 Desember 2010. Ajang ini pun ditanggapi positif sebagai kampanye film nasional yang ditujukan untuk penonton negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.

    Meskipun Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengaku acara ini tak terlalu berpengaruh pada masyarakat Batam yang didominasi oleh para pekerja, Jero tak ambil pusing. “Anggap saja FFi ini sebagai hiburan rakyat mereka yang sudah lelah bekerja siang hari. Lagi pula, masih ada bidikan yang lebih menjanjikan, yakni wisatawan atau penonton asing,” kata Jero, dalam jumpa wartawan di Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, kemarin malam.

    Hingga 2010, FFI masih didominasi wajah-wajah lawas seperti Deddy Mizwar, Niniek L. Karim, Zairin Zen, dan lainnya. Sejak peristiwa pengembalian Piala Citra oleh sejumlah sineas muda beberapa tahun lalu, “perang dingin” yang lahir di antara generasi tua dan muda insan film belum mereda.“Kami tetap berusaha mengajak generasi muda untuk gabung kok, seperti Riri Riza ce-es,” ujar Niniek L. Karim, Ketua Komite FFI 2010.

    Hingga kini, film yang sudah didaftarkan mengikuti FFI baru 13 judul. “Baru ada tiga pihak yang mendaftarkan karya mereka,” ujar Niniek. Rumah produksi Starvision mendaftarkan delapan filmnya, yakni XXL, 18+, Affair, SKJ, Red Cobex, Laskar Pemimpi, dan Hard To Hard.

    Adapun Maxima film turut berpran serta dengan membidik empat film, yakni Air Terjun Pengantin, Mati Suri, Lihat Boleh Pegang Jangan, dan Menculik Miyabi. Ada satu film produksi Aditya Gumay, yang turut serta, yakni Rumah Tanpa Jendela.

    "Saya harapkan lebih banyak lagi yang berpartisipasi,” kata Niniek. Ia melihat penurunan jumlah film di Indonesia sendiri karena dipengaruhi kondisi ekonomi. “Secara kuantitas memang tak sebergairah tahun-tahun lalu, tapi secara kualitas saya yakin dapat diandalkan,” katanya.


    Aguslia Hidayah


  • FFI
  •  

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.