Wim Wenders Bikin 3-D untuk Biennale Arsitektur Venesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Venesia - Sejak kesuksesan film Avatar, para pembuat film berbondong-bondong untuk bereksperimen dengan 3-D, dan tampaknya itu tak hanya berlaku di Hollywood. Pada Biennale Arsitektur Venesia tahun ini, sutradara top Jerman, Wim Wenders, membuat debut instalasi video 3-D, yang akan ditampilkan perdana pada 26 Agustus nanti.

    Instalasi If Buildings Could Talk itu menampilkan rekaman kamera Wenders dalam gerak lambat menyusuri Rolex Learning Center di Swiss, bagian dari kampus Ecole Polytechnique Fédérale de Lausanne campus.

    Strukturnya dirancang oleh SANAA, perusahaan arsitektur Tokyo yang berada di belakang New Museum di New York, yang dibangun Ryue Nishizawa dan Kazuyo Sejima, direktur biennale sekaligus perempuan pertama yang menduduki jabatan itu.

    Dalam pernyataannya yang ditulis dalam bentuk puisi, Wenders--yang pekan lalu menerima sebuah serenada dalam konser U2 untuk ulang tahunnya yang ke-65--menggambarkan filmnya dengan lirik yang meyakinkan:

    "If buildings could talk
    some of them would sound like Shakespeare.
    Others would speak like the Financial Times
    "

    Dia juga menambahkan sepotong stanza di bawahnya. "Don’t get me wrong: this is not a metaphor./Buildings DO speak to us!" tulis sutradara Wings of Desire itu.


    Iwank | Artinfo


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.