Condoleezza Rice Berduet dengan Aretha Franklin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (AP Photo/Matt Rourke)

    (AP Photo/Matt Rourke)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Condoleezza Rice, melakukan duet langka dengan Ratu Soul, Aretha Franklin, dalam konser amal di Philadelphia's Mann Music Center pada Selasa malam lalu. Tujuannya untuk mengumpulkan dana bagi anak-anak dan kepedulian terhadap musik dan seni.

    "Ini sebuah usaha bersama untuk pemuda kota Philadelphia dan Detroit," kata Franklin kepada The Associated Press pada malam sebelum konser. "Kami memutuskan untuk memberi sebuah uji coba."

    Mereka tampil dalam konser tiga jam di hadapan sekitar delapan ribu penonton dengan menampilkan aria dan hit-hit Franklin dari dunia opera dan musik klasik

    Rice, yang lebih dikenal sebagai diplomat dan penasihat keamanan nasional, bermain piano, sedangkan Franklin menyanyikan hitnya, I Say A Little Prayer dan My Country 'Tis of Thee. Di awal acara, Rice menampilkan Piano Concerto No. 20 in D Minor karya Mozart dengan orkestra, nomor yang dia katakan telah dia latih dengan kemarahan.

    Franklin bahkan memainkan bilah-bilah piano beberapa kali, termasuk untuk sebuah lagu dari album barunya, A Woman Falling Out of Love, yang akan dirilis akhir tahun ini. Dia juga menyanyikan The Way We Were dengan berduet dengan tamu kejutan, Ronald Isley.

    Nama Rice sebenarnya dipungut dari instruksi panggung opera Italia, con dolcezza, yang artinya "dengan kemanisan". Dia sudah bermain piano sejak sekolah dasar hingga kini, dalam kuartet maupun musik kamar.

    Rice bahkan pernah bermain dengan pemain cello Yo-Yo Ma. Tapi, katanya, "Inilah pertama kalinya saya bermain dengan sebuah orkestra sejak berusia 18 tahun." Ketika tahu Rice bermain musik klasik, Franklin pun mengirimkan album-albumnya kepadanya.

    Keduanya bertemu dalam sebuah acara di Gedung Putih. "Kami cuma mengobrol dan dia bilang 'Kamu bermusik, kan?' Dan aku bilang, 'Ya'. Dan dia bilang, kami harus melakukan sesuatu bersama," kata Franklin mengenang.  

    Rice mengatakan, rencana mereka untuk main bersama adalah untuk mendukung apresiasi mereka terhadap musik dan tujuannya untuk membuatnya tetap dekat dan dapat diakses anak-anak.

    Franklin menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap pemotongan anggaran sekolah untuk musik dan seni, yang dinilainya tak masuk akal. "Bayangkan apa jadinya semua ini tanpa musik. Jika kamu harus memotong anggaran, potong yang lain. Bukan musik. Kita butuh musik. Dia menjinakkan binatang liar. Kira perlu musik," katanya.

     

    Iwank | AP


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.