Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Prilly Latuconsina Dihujat Usai Ketahuan Pakai Gas 3 Kg Saat Masak untuk Lebaran

Reporter

Editor

Marvela

image-gnews
Prilly Latuconsina mengunggah fotonya saat sedang masak untuk Lebaran, Selasa 9 April 2024. Foto: Instagram
Prilly Latuconsina mengunggah fotonya saat sedang masak untuk Lebaran, Selasa 9 April 2024. Foto: Instagram
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Artis Prilly Latuconsina sempat mengunggah foto saat memasak untuk Lebaran, yang jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Dalam fotonya, Prilly terlihat berada di depan wajan besar berisikan rendang dengan mengenakan piyama merah muda. Namun, selang beberapa menit, foto itu dihapus olehnya.

Netizen menduga, foto itu dihapus karena Prilly menggunakan gas 3 kg atau LPG subsidi saat memasak. Dalam foto tersebut, sebuah akun TikTok sempat menangkap gambar layar yang memperlihatkan selang yang menyambung ke sebuah tabung gas berwarna hijau yang terlihat sengaja ditutup oleh selembar kardus cokelat.

"Ini kak Prilly emang make gas 3 Kg? Kalau iya emang boleh orang sekaya Prilly pakai gas elpiji melon," tulis akun @i'am***.

Prilly Latuconsina Banjir Hujatan Netizen

Setelah ramai soal gas melon, netizen ramai-ramai menyerbu unggahan terakhhir Instagram Prilly. Padahal unggahannya kemarin itu sama sekali tidak berhubungan dengan tradisi masak-memasaknya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Kesini gara-gara gas lpg," tulis @siides****, "Kak Pril, gas 3kg dititupin kenapa, sekarang ganti yang pink ga ditutupin,pls," tulis @dita*****, "Info gas hijau dong, susah dapet hiks," tulis @ijo****.

Di Twitter/X juga ramai foto Prilly yang diduga berusaha menutupi penggunaan gas 3 kg di rumahnya. "Awalnya nyari-nyari dimana ternyata ditutup sama  kertas coklat hahaha. Ternyata orkay pun pakai yang 3kg," tulis @bby***. "Waduh, udah ditutupin tapi masih ketauan ya wkwkwk bagi orang kaya harusnya gas selain yang ijo pasti ga memberatkan kan? disayangkan banget padahal ada tulisan untuk masyarakat miskin," tulis @berrieshoo***.

Tiba-tiba Prilly Latuconsina Ganti Tabung Gas

Setelah menarik ungghannya tanpa penjelasan apapun, Prilly lalu mengunggah video di Instagram Story yang memperlihatkan dirinya tengah memasak. Namun, tiba-tiba gas yang terpasang tadinya adalah gas melon, berubah menjadi Bright Gas nonsubsidi yang berwarna pink menyala.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Video itu memperlihatkan ibunda Prilly yang baru pulang berbelanja kebutuhan memasaknya. "Ibu pengawas dapur datang @ullydjulita02 mama protes karena aku masak lebih banyak jadinya bahan kurang semua dan mama harus ke pasar lagi. Lebaran bagi tugas, mama yang ke pasar aku yang masak," tulis Prilly dalam ceritanya.

Prilly Latuconsina mengunggah fotonya saat sedang masak untuk Lebaran, Selasa 9 April 2024. Foto: Instagram

Prilly memang rajin untuk memasak menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tahun lalu, Prilly memasak 8 kilogram rendang, opor ayam, sayur ketupat untuk keluarga dan kerabat dekatnya. Dirinya juga kerab membagikan video-video masaknya di akun media sosial pribadi miliknya. Mulai dari TikTok dan Instagram. 

Netizen mempertanyakan mengapa Prilly menggunakan gas melon atau LPG bersubsidi yang diperuntukkan hanya untuk rakyat miskin. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan bahwa pembelian LPG subsidi 3 kg mulai Senin, 1 Januari 2024, hanya untuk konsumen yang sudah terdata di merchant app Pertamina agar tepat sasaran.

Pilihan Editor: Respons Prilly Latuconsina Soal Netizen yang Ogah Nonton Film Umay Shahab

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Serial Sehati Semati akan Tayang 28 Juni 2024

3 hari lalu

Poster serial
Serial Sehati Semati akan Tayang 28 Juni 2024

Serial Sehati Semati produksi Sinemaku Pictures dengan produser eksekutif Prilly Latuconsina


BPS Ungkap Penyumbang Deflasi Tertinggi pada Mei 2024

17 hari lalu

Plt Kepala Badan Pusat Statistik atau kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam rilis berita resmi statistik pada di kantor pusat Badan Pusat Statistik, Jakarta Pusat. Senin, 03 Juni 2024. Tempo/Firly Fajrian
BPS Ungkap Penyumbang Deflasi Tertinggi pada Mei 2024

Plt Kepala BPS Amalia A Widyasanti menyebutkan deflasi usai lebaran pada bulai Mei 2024 tidak sedalam beberapa periode sebelumnya.


Serba-serbi Film Horor Temurun

22 hari lalu

Poster film Temurun, Keluarga: Bahagia atau Bencana. Foto: Instagram.
Serba-serbi Film Horor Temurun

Film Temurun, Keluarga: Bahagia atau Bencana tayang di bioskop pada Kamis, 30 Mei 2024


Tarik Ulur Penerapan Pembelian Gas 3 Kg dengan KTP, Berlaku 1 Juni 2024

22 hari lalu

Warga antre untuk membeli tabung gas LPG 3kg di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu, 26 Juli 2023. Pemerintah daerah setempat bersama Pertamina menggelar operasi pasar murah dengan Harga eceran terendah (HET) Rp16 ribu per tabung untuk mengatasi kelangkaan LPG 3kg yang terjadi sejak satu bulan terakhir. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Tarik Ulur Penerapan Pembelian Gas 3 Kg dengan KTP, Berlaku 1 Juni 2024

Pemerintah telah umumkan peraturan pembelian gas 3 Kg dengan KTP sejak Januari 2023. Hingga segera diterapkan lusa, 1 Juni 2024.


Kemendag: Kerugian Dugaan Kecurangan di 11 Stasiun Pengisian Elpiji Capai Rp 18,7 Miliar per Tahun

24 hari lalu

Suasana Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Satria Mandala Sakti, Jakarta, Senin 27 April 2024. Zulkifli Hasan mengungkap ada 11 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang menjual Elpiji 3kg tidak sesuai ketentuan. Mereka mengurangi takaran isi gas melon sebanyak 200-700 gram. TEMPO/Tony Hartawan
Kemendag: Kerugian Dugaan Kecurangan di 11 Stasiun Pengisian Elpiji Capai Rp 18,7 Miliar per Tahun

SPPBE tersebut tidak ditutup, lantaran gas elpiji dianggap barang penting yang dikhawatirkan bakal mempengaruhi stabilitas ekonomi.


Film Prilly Latuconsina dan Dikta Wicaksono, Bolehkah Sekali Saja Kumenangis Selesai Syuting

27 hari lalu

Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis dibintangi Prilly Latuconsina dan Dikta Wicaksono. Foto: Instagram/@sinemaku.pictures
Film Prilly Latuconsina dan Dikta Wicaksono, Bolehkah Sekali Saja Kumenangis Selesai Syuting

Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis yang dibintangi Prilly Latuconsina dan Dikta Wicaksono telah selesai syuting dan akan dirilis pada tahun ini.


Sinopsis Temurun, Film Horor Terbaru Sinemaku Pictures

47 hari lalu

Poster film Temurun yang dibintangi Bryan Domani dan Yasamin Jasem. Dok. Sinemaku Pictures
Sinopsis Temurun, Film Horor Terbaru Sinemaku Pictures

Film terbaru yang diproduseri oleh Umay shahab dan Prilly Latuconsina berjudul "Temurun". Film ini akan disutradarai oleh Inara Syarafani. Berikut sinopsisnya


BPS: Inflasi Indonesia Mencapai 3 Persen di Momen Lebaran, Faktor Mudik

50 hari lalu

Suasana arus balik mudik setelah putusan Work From Home (WFH) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Rabu, 17 April 2024. Aturan WFO dan WFH bagi pegawai ASN usai libur lebaran berlaku pada tanggal 16-17 April 2024. Dalam hal ini, pemerintah mempersilakan pegawai ASN untuk menunda kepulangan dari mudik setelah adanya kebijakan yang berlaku. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
BPS: Inflasi Indonesia Mencapai 3 Persen di Momen Lebaran, Faktor Mudik

Badan Pusat Statistik mencatat tingkat inflasi pada momen Lebaran atau April 2024 sebesar 3 persen secara tahunan.


Film Temurun Tayang 30 Mei 2024, Diklaim Tak Ada Unsur Agama dan Budaya

50 hari lalu

Poster film Temurun yang dibintangi Bryan Domani dan Yasamin Jasem. Dok. Sinemaku Pictures
Film Temurun Tayang 30 Mei 2024, Diklaim Tak Ada Unsur Agama dan Budaya

Film horor yang diproduseri Umay Shahab dan Prilly Latuconsina, Temurun, disebut tidak menyenggol unsur budaya dan agama.


Ramadan-Lebaran 2024, Tokopedia: Produk Kebutuhan Harian hingga Fesyen Paling Laris

56 hari lalu

(Kiri-Kanan) Pemilik Usaha Jenna and Kaia, Lira Krisnalisa; E-Commerce Communication Director Shop Tokopedia, Nuraini Razak; Pemilik Usaha Tulus Skin, Jessica Anggrainy; dan Pemilik Usaha Hijrahfood Meatshop, Akram Amrullah Rajab usai berbincang soal tren belanja online selama Ramadan 2024 di kawasan Jakarta Pusat, Kamis, 25 April 2024. Tempo/Novali Panji
Ramadan-Lebaran 2024, Tokopedia: Produk Kebutuhan Harian hingga Fesyen Paling Laris

E-Commerce Communications Director Shop Tokopedia, Nuraini Razak mengungkap tren belanja sepanjang Ramdan dan Lebaran 2024.