Empat Perempuan Berebut Handuk The Vamps, Ulah Manager Iseng

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Band The Vamps. Noise11.com

    Band The Vamps. Noise11.com

    TEMPO.CO, JakartaThe Vamps memberikan kejutan kepada penggemarnya seusai konser tunggal The Vamps 'Four Corners 2019 Tour' di Mall Kota Kasablanka pada Rabu, 14 Agustus 2019. Tiba-tiba manager band, Joe O’Neill keluar panggung dan melempar handuk milik vokalis, Bradley Simpson kepada penonton yang masih berkerumun di depan panggung.

    Handuk berwarna hitam itu sampai di tangan beberapa Vampettes. Ada empat perempuan yang pada saat bersamaan menangkap handuk Bradley Simpson yang melayang tadi. Mereka adalah Sasa, Indah, Nisa, dan Firah.

    Mengetahui ada empat perempuan yang beruntung mendapatkan handuk itu, panitia konser The Vamps berusaha agar tak ada keributan dan semua mendapatkan keadilan. Panitia akhirnya menggunting handuk Bradley Simpson menjadi empat bagian agar penggemar tidak berebut.

    Empat perempuan yang beruntung memiliki handuk vokalis The Vamps, Bradley Simpson. Antaranews

    "Tadi Joe O'Neill keluar terus melemparkan ini. Kami semua dapat, jadi rebutan," kata Nisa. Kendati tidak bertengkar, Nisa mengakui dia dan tiga perempuan itu berkukuh ingin memiliki handuk itu. Akhirnya panitia memotong handuk menjadi empat bagian.

    Firah mengaku bahagia meski hanya mendapatkan seperempat handuk Bradley Simpson. Begitu juga dengan Sasa dan Indah. Mereka beberapa kali mencium aroma handuk tersebut. "Hmm, harum," ucap Nisa seraya menyatakan tak akan mencuci handuk tersebut. "Mau aku bingkai."

    Empat wanita itu kompak menyukai penampilan The Vamps, terutama pada lagu 'All The Lies' dan 'Hair Too Long'. Pada konser tersebut, The Vamps membawakan 17 lagu dengan tembang 'All Night' sebagai lagu penutup.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.