Dikritik Tampil Terbuka, Ashanty Jawab Kalem Komentar Netizen

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ashanty. Instagram

    Ashanty. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Akun Instagram penyanyi Ashanty mendadak dihujani berbagai tanggapan nyinyir netizen. Penyebabnya, tiga unggahan foto yang diunggah istri musisi Anang Hermansyah ini pada Rabu, 14 Agustus 2019. Di foto yang memperlihatkan Ashanty mengenakan kain Sari khas India ini, ia berani tampil agak terbuka.

    Ibu empat anak ini mengenakan atasan kemben warna emas yang memperlihatkan sebagian perut, lengan, dan sedikit dadanya. Di bawahnya ia padukan dengan kain sari hijau dan selendang yang dipasangnya di kepala. Foto-foto yang elegan ini dibuat untuk keperluan sesi pemotretan mempromosikan produk-produk kecantikannya itu. 

    “Saya tidak diet, saya hanya minum jus,” tulisnya pada unggahan pertama. Unggahan berikutnya, ibunda Arsyi dan Arsya Hermansyah ini menuliskan, “Di manapi kamu dan apapun yang kamu lakukan, apa adanya saja dan baik,” ujarnya.

    Unggahan ini mendapat pujian dari manajer artis, Markoneng. “Cantiiiikkknyaaa.” Putri tirinya, Aurel Hermansyah turut memberikan pujian. “My queen.”

    Tapi penggemarnya yang menginginkan Ashanty tampil lebih tertutup menghujaninya kritikan. “Makin tua kok makin berani buka-buka sih bun, penampilan dulu kayaknya gak begitu,” ucap Ninda Maulina.

    Perempuan 34 tahun ini masih mau membalas kritikan ini dengan kalem. “Mbak sayang, jangan lihat dari sisi yang beda. Ini lebih ke art dan temanya Indian look. Juga ini foto buat produk pelangsing aku. Dari muda juga bajunya gii Mbak. Hanya kan gak setiap hari.”

    Netizen lain menimpalinya. “Bunda…ini karena kontrak kerjakah? Sampai seperti ini dan yang jadi perhatian, maaf di bagian dada…emaaan…Padahal saya senang sekali lihat Bunda yang selalu berpakaian rapi dan sopan,” kata @joshenawati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.