TWICE Rilis Mini Album Fancy, Siap Rebut Kejayaan Tangga Lagu

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Girlband Korea TWICE. Soompi

    Girlband Korea TWICE. Soompi

    TEMPO.CO, JakartaTWICE merilis album mini terbaru berjudul Fancy You pada Senin, 22 April 2019. Dalam jumpa pers yang digelar menjelang showcase peluncuran album ini, TWICE menjelaskan perubahan yang mereka tampilkan di album terbaru mereka.

    “Sampai sekarang kami hanya menampilkan konsep yang cerah, namun kali ini kami juga ingin menampilkan kedewasaan kami. Namun, kami juga berupaya untuk tidak menyia-nyiakan energi kami yang meluap,” ungkap Jihyo.

    Lewat album terbaru ini, TWICE juga mengungkapkan ambisi mereka untuk kembali merebut kejayaan TWICE di peringkat tangga lagu. “Saya sering berselancar di internet dan saya melihat lagu terakhir kami yang menempati peringkat pertama (di situs Melon) adalah ‘Yes or Yes’ yang sudah enam bulan silam. Ada banyak artis senior yang kuat (di tangga lagu), tetapi saya berharap kami bisa menempati peringkat pertama setidaknya selama satu jam,” harap Jihyo.

    Baca: Girlband Korea TWICE Ada di Daftar Penyanyi Terfavorit di Jepang

    Namun yang tidak kalah penting, TWICE berharap kembalinya mereka lewat album baru bisa meraih simpati publik terutama para penggemar TWICE. “Saya berharap kami bisa mengambil hati penggemar dan publik,” lontar Jeongyeon.

    Nayeon melanjutkan, “Tujuan terbesar yang saya tetapkan selama masa persiapan adalah, alih-alih mendengar komentar bahwa TWICE telah bertransformasi, kami ingin menunjukkan bahwa kami masih mempunyai energi TWICE seperti sebelum-sebelumnya namun kami tetap bisa menunjukkan konsep yang berbeda,” urai Nayeon.

    Album Fancy You milik TWICE sendiri baru resmi dirilis di Korea pada 22 April pukul 6 sore waktu Korea Selatan.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.