Nonton Toto di Java Jazz, Anak Muda 80-an Bernostalgia

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup musik TOTO. (Java Festival Production)

    Grup musik TOTO. (Java Festival Production)

    TEMPO, Jakarta - Band rock asal Amerika Serikat, Toto, menjadi penampil utama di puncak pagelaran jazz tahunan, BNI Java Jazz Festival 2019, Minggu, 4 Maret 2019. 
    Toto begitu populer di era 80-an. Itu yang menjadi alasan para penontonnya pun anak muda di era tersebut yang saat ini sudah berusia antara 40-50 tahunan.

    Baca: Sebelum Manggung di Java Jazz, Raveena Belajar Bahasa Indonesia

    Salah satu penonton itu adalah Welly, 49 tahun, yang datang bersama teman-teman kuliahnya. Dia sengaja datang ke Java Jazz, khusus menonton Toto. Dia pun mengingat masa kuliahnya, yang kala itu ditemani lagu-lagu Toto, salah satunya "I'll Be Over You".

    Pasangan suami istri Johan, 55 tahun, dan Melinda juga hadir di sini khusus untuk Toto. Menurut mereka lagu-lagu Toto sangat berkesan di masa-masa mereka sedang pacaran saat muda. "Mau nostalgia zaman pacaran. Anak saya sekarang sudah SMA, nggak ikut, mau berduaan saja sama suami," ujar Melinda.

    Walaupun dipadati oleh orang-orang yang tumbuh di era Toto berjaya, anak muda pun tidak ketinggalan ingin menikmati Toto. Salah satunya Akbar, 25 tahun. Dia datang sendiri ke Java Jazz dan rela berdesakan untuk melihat Toto beraksi di atas panggung.

    Dia pun rela merogoh kocek lebih dalam hanya untuk Toto. Menurutnya, kesempatan melihat Toto di Jakarta sangatlah jarang, jadi dia tidak masalah mengeluarkan uang untuk melihat pelantun "Africa" ini.

    Walau tidak tumbuh di masa emas Toto, Akbar mengaku suka mendengarkan lagu rock ballad sejak kecil. "Jadi sayang aja kalau ngelepas nonton Toto live," ujar dia.

    Baca: Hari Kedua Java Jazz, Antrean Makin Mengular



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.