Intip Cara Hanin Dhiya Menghayati Lagu Soundtrack Dilan 1991

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Hanin Dhiya saat memperkenalkan salah satu soundtrack film Dilan 1991 di kantor Warner Musik Indonesia, Jakarta. Kamis, 21 Februari 2019. TEMPO/Chitra Paramaesti

    Penyanyi Hanin Dhiya saat memperkenalkan salah satu soundtrack film Dilan 1991 di kantor Warner Musik Indonesia, Jakarta. Kamis, 21 Februari 2019. TEMPO/Chitra Paramaesti

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Hanin Dhiya mendapatkan kesempatan mengisi salah satu soundtrack film Dilan 1991. Perempuan yang baru saja berusia 18 itu, mengaku tidak menonton film tersebut. "Dihayati saja liriknya, biar dapet feel dari lagu itu," ujar dia di kantor Warner Music Indonesia, kamis, 21 Februari 2019.

    Baca: Dilan 1991, Ceritanya Lebih Dalam, Bikin Makin Rindu

    Alasan Hanin tidak mau menonton film Dilan 1991, dikarenakan dia tidak menyukai dan menghindari film dengan teman romansa. Walau diajakpun, Hanin menuturkan tidak akan menonton film tersebut.

    Walau tidak suka dengan tema film Dilan 1991, Hanin mengaku senang mendapatkan kesempatan untuk menyanyikan lagu yang dibuat oleh Pidi Baiq. "Lagunya simpel, tapi maknanya dalam," ucap Hanin.

    Pada 1 Maret 2019 nanti, Warner Music Indonesia akan merilis album soundtrack film Dilan 1991. Managing Director Warner Music, Toto Widjojo menuturkan akan mengeluarkan album fisik dan digital soundtrack Dilan 1991.

    Penjualan album fisiknya, kata Toto, akan dijual di gerai ayam goreng Kentucky Fried Chicken. "Semua liriknya dibuat oleh Pidi Baiq dan sangat menyentuh," kata Toto.

    Baca: Seperti Apa Kisah Sedih dan Konflik dalam Dilan 1991?

    Film Dilan 1991 akan hadir di bioskop seluruh Indonesia pada 28 Februari 2019. Sutradara film itu, Fajar Bustomi berharap, filmnya kali ini dapat mengungguli kesuksesan film Dilan 1990, yang tembus hingga 6 juta penonton.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.