Selasa, 16 Oktober 2018

Dilan 1991, Ceritanya Lebih Dalam, Bikin Makin Rindu

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Dilan 1990

    Film Dilan 1990

    TEMPO.CO, Jakarta - Sukses dengan Film Dilan 1990, sutradara Fajar Bustomi berharap sekuel yang akan segera ia garap bisa tetap disukai penonton. Fajar cukup optimis tatkala naskah Dilan 1991 yang masih ditulis Titien Wattimena dengan Pidi Baiq rampung.

    "Dilan 1991 ini saya sanat suka dengan skenarionya. Sebelumnya agak tarik-tarikan, tapi di sini (Pidi Baiq dan Titien Wattimena) keduanya sudah saling percaya sebagai tim," ujar Fajar saat dijumpai di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis 10 Oktober 2018.

    Kisah Dilan dan Milea dalam novelnya di tahun 1991 menurut Fajar punya kedalaman kisah lebih dari yang sebelumnya. "Bukunya yang 1991 agak dalem, lebih dalem dari 1990 tapi kedalamannya membuat semakin rindu," seloroh Fajar.

    Fajar memberi sedikit bocoran tentang kelanjutan kisah Dilan dan Milea yang memproklamirkan hubungan keduanya di akhir film Dilan 1990. Di sekuelnya ini menurut Fajar, Dilan dan Milea dihadapkan pada bagaimana keduanya mempertahankan hubungan setelah sepakat untuk bersama.

    Baca: Dilan dan Pengabdi Setan Diputar di Korea Indonesia Film Festival

    Tentunya, film ini masih dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla. Fajar menjamin dua bintang yang menarik perhatian ini akan tetap terlibat hingga film ketiga Dilan nanti. 

    Untuk membayar rindu yang ingin melihat aksi Iqbaal dan Vanesha, film Dilan 1990 menjadi salah satu dari empat film Indonesia yang diputar di Korea Indonesia Film Festival (KIFF) 2018. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Citra serta Jurus Kampanye Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno

    Berlaga sebagai orang kedua, Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno melancarkan berbagai jurus kampanye, memerak citra mereka, dan menyambangi banyak kalangan.