Sabtu, 20 Oktober 2018

Megadeth Manggung di JogjaRockarta 2018, Ini Harga Tiketnya

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Band Megadeth berpose dnegan penghargaan Best Metal Performance untuk

    Anggota Band Megadeth berpose dnegan penghargaan Best Metal Performance untuk "Dystopia" dalam Grammy Awards ke-59 di Los Angeles, California, 12 Februari 2017. REUTERS/Mike Blake

    TEMPO.CO, Yogyakarta --Pergelaran musik rock skala internasional di Yogyakarta, JogjaRockarta bakal diramaikan oleh kehadiran Megadeth. Grup trash metal legendaris asal Los Angeles Amerika Serikat ini akan manggung di acara JogjaRockarta Festival di Stadion Kridosono, Yogyakarta, 27 Oktober 2018.

    Baca: Megadeth Dipastikan Tampil di JogjaRockarta 2018

    Kehadiran grup musik internasional ini dalam JogjaRockarta Festival merupakan yang kedua setelah Dream Theater tampil tahun lalu, 29 dan 30 September 2017.

    "JogjaRockarta Festival akan menghadirkan Megadeth legenda Thrash Metal asal Los Angeles, California, Amerika Serikat, sebagai line up utama," kata Anas Syahrul Alimi, CEO dan Founder JogjaRockarta Festival, Sabtu, 30 Juni 2018.

    Grup metal Megadeth didirikan pada 1983 oleh Dave Mustaine. Band yang telah berusia 35 tahun ini telah berulang kali bongkar pasang personil. Personil Megadeth yang sekarang adalah Dave Mustaine (vokal/gitar), David Ellefson (bass), Kiko Loureiro (gitar), Dirk Verbeuren (drum).Megadeth

    Megadeth telah menghasilkan 15 album rekaman dengan penjualan mencapai jutaan kopi. Di antaranya "Killing is My Bussiness... and Bussiness is Good!” yang dirilis pada 12 Juni 1985, Cryptic Writings yang dirilis pada 17 Juni 1997. Lalu “Super Collider” yang dirilis pada 4 Juni 2013, “Dystopia” yang dirilis pada 21 Januari
    2016.

    Megadeth disebut sebagai The Legend of Trash Metal Band, atau lebih dikenal dengan sebutan The Big Four yang disandingkan tiga nama band Thrash Metal besar lainnya yang sangat berpengaruh seperti Slayer, Metallica dan Anthrax.

    Pada 2017, Megadeth memenangkan penghargaan musik paling bergengsi,
    Grammy Award, untuk kategori best metal performance untuk lagu ‘Dystopia’. Di samping itu, mereka pernah dinominasikan pada ajang yang sama sebanyak 11 kali. "Tampilnya Megadeth di Indonesia ini merupakan salah satu rangkaian tour dunia setelah mereka berkarya selama 35 tahun lamanya,” kata Anas.

    Kehadiran salah satu legenda musik thrash metal di panggung JogjaRockarta ini sangat disayangkan jika dilewatkan. Sebab Indonesia dan para pecinta musik cadasnya akan turut serta tercatat dalam sejarah musik dunia karena sama-sama merayakan perayaan 35 tahun dari super band legenda yang dimiliki dunia.

    Project Director JogjaRockarta, Bakkar Wibowo, menyampaikan pihak promotor membuka dua sesi penjualan tiket, yaitu presale dan regular sale. Untuk presale dilakukan pada 30 Juni 2018 di Legend Coffee Yogyakarta secara offline. Sementara untuk regular sale akan dimulai pada 9 Juli 2018 mendatang.Penampilan band metal asal Amerika Serikat Megadeth mengibur para metalheads dalam Festival Musik Metal Hammersonic di Eco Park Ancol, Jakarta, 07 Mei 2017. TEMPO/Nurdiansah

    Harga tiket presale dibandrol dengan harga Rp. 500.000 dan tiket regular Rp. 700.000. Rajawali Indonesia Communication sebagai promotor menggandeng PT. Melon Indonesia sebagai exclusive official ticketing partner di JogjaRockarta Festival. "Disediakan sebanyak 15 ribu tiket," kata Samuel May Ratifil, Vice President Digital Business Development PT. Melon Indonesia. 

    Selain Megadeth, seperti tahun sebelumnya JogjaRockarta akan menampilkan perpaduan musik rock oldschool dan newschool. Kali ini, akan tampil beberapa band rock tanah air seperti God Bless, Edane, Elpamas, Seringai, Koil, dan Blackout. 
    JogjaRockarta juga akan selalu memberikan ruang untuk tuan rumah Yogyakarta sebagai salah satu penampil. "Kali ini Sangkakala akan tampil di JogjaRockarta 2018,” kata Bakkar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.