Scorpions : Terima Kasih Yogyakarta, Terima Kasih Indonesia

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pementasan grup musik rock asal Jerman

    Pementasan grup musik rock asal Jerman "Scorpions" di Tennis indoor Senayan, Jakarta, 17 September 2004. TEMPO/ Arie Basuki

    TEMPO.CO, Yogyakarta -Grup musik rock asal Jerman Scorpion menggebrak panggung JogjaROCKarta, di Stadion Kridosono, Yogyakarta Ahad malam, 1 Maret 2020. Scorpions membuka pertunjukannya dengan lagu Going Out With a Bang.

    Scorpions yang beranggotakan Rudolf Schenker (gitar), Klaus Meine (vokal), Matthias Jabs (gitar), Pawe Maciwoda (bass), dan Mikkey Dee (drum) ini begitu garang meski usia mereka sudah di atas 60 tahun. Pemain gitar dan bass tak henti-hentinya berlari ke depan di lidah panggung.

    "Selamat malam Yogyakarta. Apa kabar," sapa Klaus Meine, sang vokalis menyapa belasan ribu penonton, Ahad malam, 1 Maret 2020.

    Scorpions memainkan 15 lagu, termasuk hits Wind Of Change dan Still Loving You. Ada pula 70's medley yang terdiri dari lagu Top Of The Bill, Steamrock Fever, Speedy's Coming, dan Catch Your Train.

    Para penonton yang memadati lapangan bola itu ikut menyanyikan lagu secara massal. Mulai dari lagu Send Me an Angel. Apalagi saat Klaus bersiul yang menandakan lagu Wind of Change, para pengunjung sudah heboh dan langsung ikut bersiul.
    Grup Scorpions saat temu media di Hotel Tentrem Yogyakarta, Sabtu petang, 29 Februari 2020. (TEMPO- MUH SYAIFULLAH)
    Rata-rata penggemar Scorpions hafal lagu ini. "Kalian luar biasa," kata Klaus

    Aksi panggung sangat memukau disajikan oleh Klaus dan kawan-kawan. Saat mereka pentas, cuaca sangat cerah. Padahal siang hingga sore, hujan mengguyur deras kota Yogyakarta.

    Grup rock ini tampil atraktif dan menguasai panggung. Termasuk membagikan sejumlah stik drum kepada penonton dengan cara melempar dari panggung. Scorpions mengakhiri pertunjukannya dengan lagu Rock You Like A Hurricane. "Terimakasih Yogyakarta, terimakasih Indonesia," kata Klaus berulang.

    CEO Rajawali Indonesia sekaligus founder JogjaROCKarta, Anas Syahrul Alimi bersyukur konser berjalan sukses walaupun sempat hujan. "Sebanyak 70 persen penonton datang dari luar kota," kata Anas.

    Tampak di tengah stadion lady rocker Indonesia yang kini juga sudah  berhijab Mel Sandy. Sejumlah pejabat juga tampak menonton aksi para rocker ini. Salah satunya Ganjar Pranowo, gubernur Jawa Tengah yang dikenal suka musik rock metal.

    Menurut Anas, JogjaROCKarta bisa ditiru daerah lain dan menjadi contoh festival kelas dunia juga bisa digelar di daerah. Ia bercerita, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga menonton JogjaROCKarta Festival #4 2020 berkeinginan membuat acara serupa di Semarang.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto