Pecah, God Bless Nyanyi Rumah Kita di JogjaROCKarta

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • God Bless tampil di panggung JogjaROCKarta di Yogyakarta, Ahad, 1 Maret 2020. TEMPO/M.SYAIFULLAH

    God Bless tampil di panggung JogjaROCKarta di Yogyakarta, Ahad, 1 Maret 2020. TEMPO/M.SYAIFULLAH

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Grup rock legendaris God Bless tampil garang di Stadion Kridosono, Yogyakarta dalam JogjaROCKarta, Ahad, 1 Maret 2020 petang. Personel yang sudah dibilang gaek ini tampil garang dan sempurna.

    "Tidak asik kalau kita tidak nyanyi bareng, Rumah Kita," kata Ahmad Albar, vokalis Godbless di aras panggung, Ahad, 1 Maret 2020.

    Ribuan penonton yang memang merupakan fans dari God Bless langsung ikut bernyanyi. Rata-rata para penonton hafal lagu ini karena memang sangat populer sepanjang zaman.

    Setelah lagu itu, Ahmad Albar lalu mengatakan ada lagu sangat lama yang diciptakan oleh sang gitaris Ian Antono. Lagu ini jelas siapapun bisa menyanyikannya. 

    "Lagu ini diciptakan oleh Ian Antono pada 1977, Panggung Sandiwara," kata Ahmad Albar.

    God Bless merupakan salah satu grup musik yang mengawali dalam ajang pentas musik JogjaROCKarta jilid 4 ini. Belasan lagu mereka tampilkan.
    Grup band sebagai bintangnya adalah Scorpions dan Whitesnake. Juga ada The Hu dari Mongolia.

    Sebelum God Bless, yang juga sudah manggung Death Vomit, Navicula, hingga Kelompok Penerbang Roket. Setelah jeda Magrib, Powerslaves, The Hu, Whitesnake lalu Scorpions akan manggung.

    Anas Syahrul Alimi selaku CEO Rajawali Indonesia, promotor acara menyatakan JogjaROCKarta edisi keempat ini, konsisten menampilkan para headliners yang memiliki nama besar di skema 
    musik rock dunia. Scorpions dan Whitesnake menjadi sajian utama di perhelatan akbar tahunan tersebut.

    "Untuk mendukung kemegahan salah satu festival musik rock terbesar di Asia Tenggara ini, JogjaROCKarta Festival #4 | 2020 juga memberikan suguhan yang menakjubkan dan spektakuler. Panggung raksasa berukuran 34 meter kali 12 meter, ditambah tata lampu yang megah, digital backdrop yang besar dan menarik, serta tata suara yang pastinya akan
    membuat dada para penonton bergetar," kata Anas.

    MUH SYAIFULLAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.