J-Lo Menangis Masuk Hollywood Walk of Fame

Sabtu, 22 Juni 2013 | 03:05 WIB
J-Lo Menangis Masuk Hollywood Walk of Fame
Jennifer Lopez. John Shearer/Invision/AP

TEMPO.CO, Jakarta--Jennifer Lopez tidak mampu menahan emosinya saat menerima bintang pertamanya di Hollywood Walk of Fame, Kamis 20 Juni 2013. Penghargaan ini diberikan berkat pencapaiannya di bidang musik.

Dengan dihadiri banyak teman, keluarga, kolega dan ratusan penggemar, seniman dengan banyak bakat ini menangis saat mulai mengenang awal karirnya di dunia hiburan. Lopez ingat suatu sore di tahun 1991 saat ia mengikuti audisi untuk menjadi penari di acara In Living Color. Acara inilah yang mengubah jalan hidupnya.

"Aku diaudisi untuk menjadi Fly Girl, bersama dengan sekitar 2.000 gadis lainnya di New York," kenangnya. "Aku tidak akan pernah lupa hari dimana aku berlari ke ayahku dan aku merasa, ada sedikit kekuatan karena itu. Tapi aku tidak tahu. Mungkin cara kamu membuatnya bisa terjadi. Kamu percaya akan hal itu."

Dalam kesempatan itu J-Lo, begitu ia disapa, juga berterima kasih kepada Jane Fonda. Jane Fonda merupakan lawan main Lopez dalam film Monster-in-Law, 2005. Fonda sendiri hadir untuk memberikan dukungan dan cinta kepada Lopez. "Kebanyakan bintang disini adalah untuk mereka yang memiliki satu bakat. Jujur saja, di (Jennifer) harusnya memiliki satu blok sendiri," puji Fonda.

Pemberian bintang terhadap mantan juri American Idol ini juga mencatat sejarah. Karena Lopez adalah seniman yang menerima bintang ke-2500 sejak bintang ini pertama kali diberikan tahun 1960. Lopez yang juga dikenal sebagai aktris merupakan aktris Latin berbayaran tertinggi di Hollywood.

ETONLINE | DEWI RETNO


Terhangat:

Evaluasi Jokowi | Kenaikan Harga BBM | Rusuh KJRI Jeddah

Berita lainnya:

'Leher Angsa', Impian Kecil Bocah Dusun

Konser Gangnam Style Man di Jakarta Diundur

Fadly Padi Belajar Goyang dari Nidji

Nidji Paling Senang Tampil di Depan Nidjiholic

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan