Istirahatlah Kata-Kata Raih Penghargaan di Festival Film Bulgaria

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung menunggu waktu pemutaran film saat nonton bersama film

    Pengunjung menunggu waktu pemutaran film saat nonton bersama film "Istirahatlah Kata-kata" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 22 Jnauari 2017. Film ini mengangkat pelarian aktivis Wiji Thukul pada tahun 1997-1998, serta sajak-sajak karya Wiji Thukul. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta -Film Istirahatlah Kata-Kata karya sutradara Yosep Anggi Noen mendapat penghargaan khusus pada Festival Film Internasional "Love is Folly" di Kota Varna, Bulgaria. Festival ini digelar sejak 25 Agustus hingga 3 September 2017.

    Sekretaris pertama fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI Sofia, Nurul Sofia mengungkapkan ada 102 film yang ditayangkan pada salah satu festival terbesar di Balkan tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diterima Istirahatlah Kata –Kata merupakan  penghargaan kedua tertinggi setelah Grand Prix Award.

    Menurut Sekar Ayu Asmara, kurator dari Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pemilihan film Istirahatlah Kata-kata diikutsertakan dalam kompetisi ini karena cerita Widji tukul dapat terjadi pada siapa saja sehingga wakil dari bangsa lain pun bisa merefleksikan isi ceritanya.

    Panel juri internasional memberi penghargaan kepada pemenang festival lain The Citizen dari Hungaria yang memenangkan Penghargaan Utama Grand Prix Aphrodite. Selain itu Pemeran Utama Wanita Terbaik dimenangkan Rimma Zyubina untuk film The Nest of the Turtledove dari Ukraina dan untuk Pemeran Utama Pria Terbaik dimenangkan Konu lewat Wedding Dance dari Turki.

    Keikutsertaan film Indonesia dalam festival ini adalah hasil kerja sama KBRI Sofia dengan Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud. Kerja sama ini bertujuan mendukung sineas Indonesia bersaing pada tingkat global.

    International Film Festival (IFF) Love is Folly tahun ini, Indonesia mendapat sesi khusus yaitu Indonesian Film Panorama (Focus on Indonesia Cinema. Di sesi tersebut ada 6 judul film Indonesia yang diputar. Indonesian Film Panorama terselenggara atas kerja sama Pusat Pengembangan Perfilman (melalui kegiatan Pekan Film Indonesia di Luar Negeri) dengan KBRI Sofia dan panita IFF Love is Folly.

    Selain Istirahatlah Kata-Kata, film pilihan Indonesia lainnya yang diputar dalam segmen khusus Indonesian Panorama, adalah Nokas, Athirah, Salawaku, Emma, Aisyah Biarkan Kami Bersaudara, dan Kejarlah Daku Kau Kutangkap.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.