Anak 12 Tahun Dilarang Nonton 'Fast and Furious 8' di Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fast and Furious 8

    Fast and Furious 8

    TEMPO.CO, London - Ashley Clarke, bocah berusia 12 tahun asal Plymouth, Inggris dilarang masuk bioskop oleh petugas saat hendak menonton sekuel ke-8 Fast and Furious berjudul The Fate of the Furious.

    Ayahnya, Timothy Clarke memang sengaja membelikan tiket untuk sang bocah sebagai hadiah ulang tahun. Namun, ketika mereka sampai di bisokop pada 11 April dia baru tahu bahwa putranya tersebut belum cukup umur, meskipun film tersebut telah diberi tanda untuk 12 tahun keatas.

    "Kami bawa tiket kami dan kami diberi tahu petugas saat itu juga kalau kami tidak bisa masuk. Manajer bioskop menghampiri kami dan memberi tahu bahwa mereka membuat kebijakan anak dibawah 18 tahun tidak boleh menonton setelah pukul 10.30 malam," kata Timothy Clarke, seperti dikutip The Herald.

    Timothy Clarkemengaku sangat terkejut saat mendengar penjelasan dari manager biskop. "Ini adalah hadiah untuk anakku. Dia fans berat seri Fast and Furious dan aku ingin dia menjadi salah satu orang yang pertama kali menyaksikan film ini," katanya.

    Timothy diberi tahu bahwa kebijakan tersebut sudah ditulis di situs website bioskop tersebut. Namun, karena telah membeli tiket dua minggu sebelumnya, Timothy mengatakan memang tak mengecek ulang situs tersebut.

    "Kami menonton Fast and  Furious 7 tahun lalu and tidak ada kebijakan seperti ini. Mengapa kami harus mengecek situs kembali kalau sudah membeli tiketnya?," kata dia.

    Ia juga mengatakan, mereka bukanlah satu-satunya orang yang dilarang masuk oleh petugas bioskop. "Saat kami kembali ke mobil kami melihat ada dua orang dewasa dan dua anak laki-laki yang juga tidak bisa masuk. Apa sekarang anak umur 16 dan 17 tahun juga tidak diizinkan masuk?" kata dia.

    Terkait masalah tersebut, perwakilan dari Vue Cinemas memberi keterangan. "Seharusnya sudah jelas bahwa setelah pukul 10.30 malam hanya orang diatas 18 tahun yang bisa menghadiri pertunjukkan di Vue Plymouth," katanya.

    Namun ia juga meminta maaf karena komunikasi antara pihak bioskop dan pelanggan tidak berjalan dengan baik. "Kami meminta para pelanggan juga untuk berkomunikasi dengan bagian pelayanan pelanggan sehingga hal ini bisa teratasi.

    DINI TEJA | MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.