Dewi Lestari Belajar Renang di usia 40

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penulis sekaligus penyanyi, Dewi Lestari membacakan nukilan prosa Madre dalam panggung Tujuh Hari Untuk Kemenangan Rakyat di Teater Salihara,  Jakarta, 18 Juli 2014. TEMPO/Nurdiansah

    Penulis sekaligus penyanyi, Dewi Lestari membacakan nukilan prosa Madre dalam panggung Tujuh Hari Untuk Kemenangan Rakyat di Teater Salihara, Jakarta, 18 Juli 2014. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika masih berusia 20-an, Dewi Lestari tidak bisa membayangkan setua dirinya saat menginjak kepala empat. Rupanya kenyataan jauh lebih menyenangkan dari kekhawatirannya ketika masih muda.

     

    “Sekarang posisinya saya tahu sekali apa yang dimaui, saya tidak buang waktu untuk mencoba-coba, tetapi menekuninya,” kata Dewi di Jakarta, Rabu, 30 November 2016.

     

    Di satu sisi, itu bukan pembenaran untuk berlindung di zona nyaman sehingga ogah mencoba hal baru.

     

    “Untuk belajar sesuatu itu tidak kenal usia. Rasa penasaran patut dipelihara dan bisa dipelihara sampai usia kapan pun.”

     

    Salah satu contohnya adalah keinginan untuk belajar renang. Pada awal 2015, tepat ketika menginjak usia 40, Dewi memberanikan diri untuk belajar renang.

     

    “Entah kenapa, mungkin karena hasutan suami,” seloroh Dewi.

     

    Padahal, dia sudah pasrah hanya menjadi “penjaga tas” ketika sedang berada di kolam renang. Motivasinya muncul karena keinginan untuk lebih menikmati liburan, apalagi bila ada kesempatan untuk menikmati air.

     

    Penulis novel Supernova ini pun belajar renang dari awal hingga akhirnya sekarang bisa berenang sejauh satu kilometer.

     

    “Saya paling suka gaya bebas. Sudah kaya ikan pesut kalau di kolam,” imbuh dia.


    ANTARA

     

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.