Sosok Komikus Gundala Putra Petir di Mata Butet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hasmi, Komikus Gundala Putera Petir. Facebook.com

    Hasmi, Komikus Gundala Putera Petir. Facebook.com

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Seniman Butet Kertaradjasa datang ke rumah duka tempat disemayamkannya Komikus legendaris pencipta Gundala Putra Petir, Harya Suryaminata, atau yang dikenal dengan Hasmi, Ahad malam, 6 November 2016. Hasmi disemayamkan di Pos Kebaktian Karangwaru di Jalan Magelang kilometer 5, tak jauh dari rumahnya.

    Menurut Butet, Hasmi merupakan orang yang sederhana. Misalnya, dalam penampilan keseharian, Hasmi tak pernah merasa menyandang nama besar. "Mas Hasmi tidak congkak dan tidak merasa senior," kata Butet kepada Tempo. Dia datang ke rumah duka bersama isterinya.

    Selain itu, kata Butet, Hasmi sangat murah hari untuk berbagi ilmu bidang teater pun komik. Anak-anak muda diberi kesempatan untuk berinteraksi dengannya. Dalam teater, Hasmi juga senang berbagi. Butet mengaku, saat pertama kali bermain teater di usia sekolah menengah pertama, dia merasa diperhatikan Hasmi.

    Baca: Tutup Usia, Komikus Hasmi Dikenang Memiliki Karya Humoris

    Menurut pengalaman Butet, Hasmi adalah orang yang sangat disiplin ketika bermain teater. Saat tampil bersama Hasmi di sejumlah kota, Butet mengatakan Hasmi sangat disiplin waktu, ketat menghafal naskah, dan sangat cerdas mengeksplorasi karakter dalam teater. Hasmi yang senior selalu mengimbangi aktor teater yang lebih muda darinya.

    Terakhir kali, Butet bertemu Hasmi pada Jumat, 4 November 2016, di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Saat itu, Hasmi sudah tidak bisa bicara dan tergantung infus. Kepada Butet, isteri Hasmi, Mugiyati, mengatakan Hasmi berkomunikasi lewat tulisan. Butet lalu menimpali dengan candaan wueleh malah koyo jailangkung. "Mas Hasmi tersenyum," kata Butet.

    Bersama Butet waktu itu, ada seorang pendeta dan seniman Djaduk Ferianto. Ketika Butet dan Djaduk hendak pulang, Hasmi bicara melalui tulisan. Di atas kertas putih, Hasmi menulis mbenjang menawi kula gesang badhe caos kesaksian ageng (Besok kalau saya hidup, saya akan memberikan kesaksian besar). Rupanya itulah dialog terakhir Butet dengan Hasmi.

    Hasmi meninggal di usia 70 tahun di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Ahad, 6 November 2016, sekitar pukul 12.30. Hasmi sempat menjalani operasi selama empat jam karena mengalami infeksi usus.

    SHINTA MAHARANI

    Baca juga:
    Menang Aktris Terbaik FFI 2016, Logat Cut Mini Belum Hilang
    Setelah Jadi Duda, Tukul Makin Lengket dengan Meggie Diaz?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?