Venna Melinda: Bekraf Perlu Kembangkan Kajian Film

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Venna Melinda. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Venna Melinda. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Legislator dari Komisi X DPR RI Venna Melinda mengusulkan, agar Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) perlu membuat kajian film-film Indonesia yang sukses demi berkembangnya perfilman nasional.

    "Bekraf bisa bersama-sama para produser membuat kajian bagi film-film yang sukses, kategorinya bukan hanya banyak penontonnya, tetapi berkualitas, sebagai pemetaan," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR dengan Bekraf yang diketuai Triawan Munaf di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (14 Juni 2016).

    Hal sependapat juga diutarakan pimpinan rapat sekaligus Wakil Ketua Komisi X DPR, Sutan Adil Hendra dan 24 anggota yang hadir dalam RDP.

    "Dalam rangka pengembangan perfilman nasional dan merekomendasikan panja perfilman nasional, Komisi X DPR meminta Bekraf melakukan kajian secara komprehensif," kata Sutan, menyinggung akan direkomendasikannya panitia kerja (Panja) Perfilman Nasional.

    Komisi X juga meminta Bekraf segera menyusun sistem pencatatan film terlaris (box office) terintegrasi, dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    "Kami meminta Bekraf menyusun sistem box office terintegrasi bekerja sama dengan Kemendikbud RI," demikian Sutan Adil Hendra.

    Pusat Pengembangan (Pusbang) Film Kemendikbud mulai merancang sistem box office terintegrasi dan ditargetkan selesai tahun ini. Sistem tersebut nantinya digunakan untuk memetakan pasar film nasional, memastikan promosi film lebih tepat sasaran hingga menyelenggarakan lokasi pertunjukan baru.

    Sistem box office terintegrasi juga diharapkan membuka akses masyarakat akan lebih mudah memperoleh data film yang dibutuhkan.


    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.