Sulitnya Mengurai Kemacetan Pasca-Pemakaman Olga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengerumuni mobil jenazah Olga Syahputra di depan Masjid Nurul Islam sebelum dimakamkan di Jakarta, 28 Maret 2015. Komedian Olga Syahputra meninggal karena penyakit  Meningitis dan kelenjar getah bening pada Jumat sore, 27 Maret 2015. TEMPO/Nurdiansah

    Warga mengerumuni mobil jenazah Olga Syahputra di depan Masjid Nurul Islam sebelum dimakamkan di Jakarta, 28 Maret 2015. Komedian Olga Syahputra meninggal karena penyakit Meningitis dan kelenjar getah bening pada Jumat sore, 27 Maret 2015. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepadatan lalu lintas terjadi di Jalan H. Miran, Pondok Kelapa. Kepadatan terjadi akibat lalu lalang kendaraan roda dua dan roda empat yang berusaha memasuki dan keluar dari area TPU Pondok Kelapa.

    Husin Abdullah, pekerja di Rumah Makan Ampera Saiyo di Jalan H. Miran, mengatakan kepadatan lalu lintas ini terjadi menjelang jenazah Olga Syahputra tiba di TPU. "Sejak mobil datang sampai sekarang tidak selesai-selesai macetnya," kata Husin.

    Ia mengatakan petugas kepolisian sebenarnya sudah ada di lokasi sejak pagi hari. Namun petugas terlihat tidak dapat membendung arus massa yang datang.

    Pemakaman Olga sudah selesai sekitar pukul 12.50 WIB. Namun kerumunan warga, baik pelayat maupun warga setempat yang ingin melihat makam, tak juga surut.

    Di sekitar liang lahat Olga bahkan terjadi aksi teriak dan saling memaki hingga radius 5 meter. Warga yang penasaran tidak henti-hentinya bergerak maju sambil mengacungkan telepon seluler mereka.

    MAYA NAWANGWULAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.