Paddington: Kisah Beruang Sopan dari Peru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ben Whishaw. REUTERS/Suzanne Plunkett

    Ben Whishaw. REUTERS/Suzanne Plunkett

    TEMPO.CO, Jakarta - "Please look after this bear. Thank you. (Tolong jaga beruang ini. Terima kasih)" Kalimat tersebut tertulis di sebuah name tag yang dikalungkan ke seekor beruang asal pedalaman Peru bertopi merah dengan koper isi selai jeruk (Ben Whishaw).

    Beruang itu tak punya nama, orang tua, maupun rumah. Rumahnya remuk akibat gempa di Peru yang juga menewaskan pamannya, Pastuzo (Michael Gambon). Satu-satunya kerabat, seekor beruang bernama Bibi Lucy (Imelda Staunton) merasa tak mampu menjaganya. Walhasil, beruang kecil itupun bermigrasi ke Stasiun Paddington, London, Inggris, yang diyakini lebih ramah berdasarkan kisah para petualang. (Baca: Pemeran Dumbledore Main di Film Paddington)

    Beruang kecil itu percaya dirinya bisa menemukan keluarga baru di London. Seperti kisah para bocah korban Perang Dunia II, akan ada orang tua yang merasa kasihan dan kemudian memungutnya. Namun, apa daya, London telah berubah menjadi dingin setengah abad lebih sejak Perang Dunia II.

    Jam demi jam, tak ada yang mau memungut beruang itu. Sopan santun dan keramahannya tak memberikan hasil sampai tiba seorang perempuan bernama Mrs Brown (Sally Hawkins). Brown merasa kasihan dengan beruang itu yang bertahan seorang diri dengan roti selai jeruk di balik topi merahnya. Tentu, tanpa basa-basi, ditampunglah beruang itu olehnya.

    Oleh Brown, beruang itu kemudian diberi nama Paddington, nama stasiun tempat beruang itu dipungut. Sayang, tak semua keluarga Brown siap menerima Paddington. Mr Brown (Hugh Boneville) percaya betul Paddington akan membawa masalah sementara anak sulung Brown, Judy (Madeleine Harris), yakin Paddington akan membuatnya terlihat aneh.

    Bagaimana Paddington menyesuaikan diri dengan keluarga Brown dan Kota London adalah sajian utama Paddington Bear, sebuah film adaptasi kisah berjudul sama yang ikonik di Inggris karya Michael Bond. Adapun Paddington digarap sutradara Paul King.

    Entah disengaja atau tidak, Paul King memakai gaya sutradara Wes Anderson (Grand Budapest Hotel, Moonrise Kingdom) dalam menggarap Paddington. Dari segi penokohan misalnya, ia menampilkan keluarga Brown sebagai sekelompok orang berkarakter quirky (unik) ala tokoh-tokoh di film Wes yang rata-rata punya hobi 'tak normal'

    Tokoh Mr Brown misalnya, digambarkan sebagai seorang risk assesor paranoid yang hobi utak-atik kalkulator dan corat-coret notes menghitung risiko di sekelilingnya. Sementara itu, Mrs Brown, diperlihatkan sebagai penulis cerita anak yang gemar membawa pernak-pernik aneh seperti boneka kayu, dadu, hingga tangan manekin di tas.

    Paddington pun ditampilkan unik. Beruang yang bisa berbicara dengan bahasa manusia ini kecanduan akan selai jeruk. Selain suka menyimpan roti selai jeruk di balik topinya, ia juga gemar berbasa-basi, bersikap sopan, dan berbicara dengan gaya Inggris aristokrat yang sarat kiasan dan metafora.

    Dari segi visual, Paul King juga tampak terinspirasi dari Wes. Ia memakai perpaduan warna-warna pastel dengan kuning dan merah muda sebagai warna dominan yang banyak ditemukan di film Wes. Untungnya, pergerakan kamera dan pengambilan gambar ia tak seperti Wes yang cenderung kaku dan datar (obyek di tengah dan framing simetris). Cara Paul King menempatkan obyek di dalam frame lebih dinamis.

    Kisah Paddington tak jauh beda dengan Stuart Little yang memiliki konsep serupa. Meski begitu, Paddington masih mampu menampilkan kisah petualangan yang ringan dan dipenuhi berbagai ragam humor mulai dari slapstick hingga satir. Hal ini terbantu dengan tokoh-tokoh di Paddington yang memiliki karakteristik unik sehingga selalu ada reaksi lucu meluncur dari salah satu tokoh.

    Humor yang beragam ini membuat Paddington bisa mudah dinikmati oleh siapa pun, baik muda maupun tua. Jika hanya bertahan dengan slapstick saja ala Stuart Little, tentu akan membosankan bagi penggemar Paddington generasi lama yang selera humornya lebih dewasa.

    Ben Whishaw (Skyfall, Layer Cake) patut diacung jempol dalam mengisi suara Paddington, menggantikan Colin Firth. Aksen Inggris dan suara 'boyish'-nya berhasil menampilkan sosok Paddington sebagai beruang yang polos, energik, sekaligus aristokrat. Jelas terbayang bedanya jika Colin Firth tetap mengisi suara Paddington.

    Paddington Bear
    Studio: Studio Canal
    Sutradara: Paul King
    Pemeran: Ben Whishaw, Nicole Kidman, Hugh Boneville, Sally Hawkins, Peter Capaldi, Michael Gambon, Imelda Staunton
    Durasi: 95 menit.

    ISTMAN M.P.

    Berita terpopuler:
    Polisi Cek Legalitas 'Senyap' ke Lembaga Sensor
    Ini 20 Lagu Terpopuler Tahun 2014
    Kate Upton, Model Paling Banyak Dicari Google 2014
    Kenapa Peter Jackson Ogah Garap Film Marvel?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?