Ini 6 Selebriti Berbakat yang Mematikan Kariernya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Michael Jackson ketika mengumumkan rencana konsernya di O2 Arena, dalam sebuah konferensi pers, pada 5 Maret 2009, di London, Inggris. Konser ini tidak pernah terlaksana karena Michael Jackson ditemukan tewas di rumahnya beberapa bulan menjelang konser. Tim Whitby/Getty Images

    Michael Jackson ketika mengumumkan rencana konsernya di O2 Arena, dalam sebuah konferensi pers, pada 5 Maret 2009, di London, Inggris. Konser ini tidak pernah terlaksana karena Michael Jackson ditemukan tewas di rumahnya beberapa bulan menjelang konser. Tim Whitby/Getty Images

    TEMPO.CO , Jakarta:Dunia hiburan selalu melahirkan bakat-bakat yang luar biasa. Ada banyak bintang yang memiliki bakat dengan mudah memperoleh ketenaran. Mereka memiliki segalanya. Kesuksesan membuat mereka memiliki kehidupan yang mewah.

    Namun sayang mereka tidak bijak dalam mengolah popularitas dengan baik. Mereka terjerat pergaulan bebas, obat-obatan terlarang dan minuman keras. Akhirnya mereka mematikan kariernya dengan sia-sia.

    Dilansir Amerikanki, Rabu, 8 Oktober 2014, berikut enam selebriti berbakat yang mematikan kariernya.

    1 Whitney Houston
    Whitney Houston, seorang penyanyi pop dan R&B berbakat. Pada tahun 1980-an, Houston adalah salah seorang penyanyi wanita Afrika-Amerika pertama yang masuk ke dalam tangga lagu MTV yang pada saat itu didominasi penyanyi rock kulit putih. Album debutnya menjadi album debut dengan penjualan tertinggi sebagai seorang penyanyi solo, yang menduduki peringkat #1 di tangga lagu Billboard 200. Ia juga memegang 7 buah singel #1 di tangga Billboard Hot 100, mematahkan rekor 6 kali yang dipegang The Beatles dan Bee Gees. (Baca: Sebelum Meninggal, Whitney Ingin Operasi Wajah)


    Kesuksesannnya membuka pintu bagi para penyanyi Afrika-Amerika yang lain, khususnya dari kalangan perempuan, untuk sukses di dunia musik.

    Bakat suara yang dimiliki Houston begitu mengagumkan. Ia merupakan diva pop yang memiliki jangkauan suara sampai lima oktaf. Karenanya, ia dijuluki sebagai The Voice.

    Namun di puncak kariernya tahun 1992 Houston mulai menyentuh narkoba. Pada saat itu pula ia menikah dengan Bobby Brown. Pernikahan dengan Brown, yang juga memakai obat-obat terlarang tersebut menambah parah kondisi Houston. Masalah Houston dengan narkoba bahkan semakin buruk.

    Pada 2007, pelantun I Look to You tersebut memutuskan untuk bercerai dari Brown. Ia lalu merekam album barunya dan berusaha untuk fokus menjalani kariernya kembali. Pasa 2010, ia menjalani tur dunianya yang bertajuk Nothing but Love World Tour. Namun konser itu banyak menuai kritikan. Penggemar mulai kecewa atas kualitas suaranya. Alkohol dan obat-obatan terlarang ternyata telah mempengaruhi produksi suaranya.

    Dua tahun kemudian ia muncul di acara Oprah Winfrey dan membuat pengakuan kalau dirinya mulai menyentuh narkoba saat album The Bodyguard pada tahun 1992 sukses dan menjadi album terlaris. Houston selalu menjalani rehabilitasi, tapi ia mengaku tak pernah berhasil mengatasi kebiasaannya tersebut.


    Pada 11 Februari 2012, dengan pengaruh kokain Whitney Houston ditemukan meninggal di dalam bak mandi di kamar hotel Beverly Hilton. Whitney Houston meninggalkan kesuksesan sebagai penyanyi terlaris di dunia. Lebih dari 200 juta albumnya terjual selama bertahun-tahun. (Baca: Tamu Whitney Houston Mulai Berdatangan)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.