Alasan Cinta Laura Dukung Jokowi-JK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris dan penyanyi Cinta Laura menghadiri pemutaran perdana film Hollywood pertamanya The Philosophers di Senayan City, Jakarta, 14 Juni 2014. TEMPO/Nurdiansah

    Aktris dan penyanyi Cinta Laura menghadiri pemutaran perdana film Hollywood pertamanya The Philosophers di Senayan City, Jakarta, 14 Juni 2014. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Cinta Laura sependapat dengan revolusi mental yang dicanangkan pasangan Jokowi-JK. Hal inilah yang menjadi alasan Cinta mendukung pasangan capres bernomor urut dua tersebut.

    "Aku sepaham dengan revolusi mental yang ingin diterapkan Jokowi. Revolusi mental ini sudah lama diberlakukan di Jepang, Korea, dan Singapura. Hal inilah yang menjadikan negara tersebut menjadi negara maju," kata Cinta kepada Tempo, Selasa, 24 Juni 2014.

    Artis yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Columbia University ini mengaku sangat mencintai Indonesia. Karena itu, dia peduli dan akan mendukung pemimpin yang ingin melakukan perubahan terhadap Indonesia.

    "Aku care sama Indonesia. Aku ingin negara ini maju, makanya saya memilih Jokowi," Cinta melanjutkan. (Baca: Jokowi Dapat Kue Ulang Tahun dari Cinta Laura)

    Bagi Cinta, kemajuan suatu negara juga sangat dipengaruhi oleh presidennya. "Sosok pemimpin yang jujur, pintar, punya kepedulian, dan pekerja keras, semua itu ada pada Jokowi," ujarnya.

    Cinta membuktikan dukungannya kepada Jokowi-JK dengan hadir pada saat debat capres di Hotel Holiday Inn. Malam itu Cinta datang mengenakan kemeja kotak-kotak dan membawa kue ulang tahun untuk Jokowi.

    "Jangan lupa, ya, kalau ingin Indonesia nomor 1, coblos nomor 2," kata Cinta. (Baca: Dukung Jokowi Cinta Laura Duduk di Kursi Terdepan)

    RINA ATMASARI

    Berita Lain:
    Buntut Kasus YKS, Tayangan Hipnoterapi Dilarang
    Bens Leo: Lecehkan Benyamin, Lecehkan Ikon Betawi 
    Trans TV Patuhi Sanksi Penghentian Tayangan YKS 
    Jiplak Lagu Queen, Tim: Tanggung Jawab Dhani  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.