Mari Pangestu Minta Evaluasi Promosi Film ke PPFI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mari Elka Pangestu. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Mari Elka Pangestu. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada akhir Mei lalu ada pertemuan antara jajaran pengurus Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.  

    Menparekraf Mari Elka Pangestu didampingi Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Prof.Dr.H.M. Ahman Sya, Direktur Pengembangan Industri Perfilman Armein Firmansyah dan Biro Hukum Taufiq bertukar informasi bersama Dewan Pengurus Organisasi PPFI yakni, Ketua Umum PPFI HM. Firman Bintang, DPO Harris Lesmana, Manoj Punjabi, Gope Samtani, Chan Parwez Servia, Ody Mulya, Harry Simon, Zairin Zain, Ram Soraya, dan Raam Punjabi, dan Sunil Samtani.

    Dalam pertemuan tersebut, Mari menyampaikan program memajukan perfilman Indonesia,"Meski waktu tersisa yang dimilikinya tidak lama, atau kurang dari 6 bulan," katanya.

    Mari meminta PPFI turut membantu mengevaluasi promosi film Indonesia di mancanegara, yang dianggapnya belum mencapai sasaran sebagaimana yang diinginkan selama ini. (Baca : Badan Perfilman Indonesia Segera Dibentuk)

    Selain itu, Mari menyampaikan akan menyelesaikan Peraturan Menteri (Permen) tentang Tata Edar, dengan memimpin langsung finalisasi Permen dalm waktu dekat ini.

    Mari meminta PPFI memberikan masukan sebagai pelaku utama di industri perfilman Indonesia yang sudah tahu betul persoalan Tata Edar Perfilman di Indonesia.

    Sebagai organisasi perfilman tertua di Indonesia, Mari berharap PPFI selalu melanjutkan produksi film, baik secara kualitas maupun kuantitas. Karena PPFI selama ini  menjadi penyumbang terbesar dalam produksi film Indonesia. Tercatat, 80 persen film Indonesia yang beredar, merupakan produksi anggota PPFI.

    Menurut Firman Bintang, pengurus PPFI menyampaikan secara tertulis permasalahan perfilman yang ada, sekaligus memberikan masukan tentang permasalahan Tata Edar,"Kita tidak mau berpolemik, kecuali memberikan masukan yang akurat," ujar Ketua Umum PPFI yang juga pemilik rumah produksi BIC Production.

    EVIETA FADJAR

    Berita lain:
    Hal yang Akan Terjadi Jika Jins Tak Pernah Dicuci
    Ditabrak Kereta, Direktur BNPB Kritis
    Rekening Dana Kampanye Jokowi Hanya Tiga
    SBY Sebut Kinerja Sepuluh Kementerian Buruk
    PKB Bangkalan Bantah Dukung Prabowo
    Gelar 'Revolusi Wangi' Trio Lestari Tanpa Jokowi
    10 Langkah Menjaga Ginjal Tetap Sehat


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.