Mobil Maserati Miley Cyrus Digondol Maling

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Miley tampil memukau saat hibur penggemarnya dalam konsernya di Arena di Montpellier, Perancis, (23/5). (Photo by Erick James/Getty Images)

    Miley tampil memukau saat hibur penggemarnya dalam konsernya di Arena di Montpellier, Perancis, (23/5). (Photo by Erick James/Getty Images)

    TEMPO.CO, Los Angeles - Rumah penyanyi Miley Cyrus disambangi pencuri akhir pekan lalu. Menurut polisi, pencuri yang diduga berjumlah dua orang tersebut membawa kabur mobil Maserati milik pelantun tembang Wrecking Ball ini. Selain mobil mewah, pencuri juga menggondol sejumlah perhiasan.

    Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) menerima laporan pencurian pada Jumat, 30 Mei 2014. Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku. Diduga, pelaku yang terdiri atas seorang pria dan seorang wanita ini melompati pagar dan membuka akses ke dalam rumah dan garasi. Saat kejadian, tak ada seorang pun berada di rumah itu.

    Maserati yang dilarikan pelaku adalah keluaran tahun 2014. Sedang jumlah dan nilai perhiasan yang dicuri belum disebutkan.

    Pencurian kali ini adalah yang kedua dalam delapan bulan terakhir di rumah penyanyi itu. Bulan lalu, seorang pria ditahan setelah menyelinap untuk mencoba bertemu dengan bintang pop berusia 21 tahun itu.

    Saat kejadian, Cyrus diketahui tidak berada di rumah. Kni ia sedang melakukan tur Bangerz yang pekan ini dijadwalkan di Kopenhagen dan Frankfurt.

    Cyrus kabarnya telah mengetahui pencurian di rumahnya. Namun ia tak mengulas tentang pencurian itu di akun Twitter-nya. Ia hanya menuliskan cuitan yang menyatakan dia sangat ingin pulang.

    SKY NEWS | INDAH P.

    Berita Lain
    3 Hal Tak Bisa Dilakukan Ahok sebagai Plt Gubernur
    Kasus Haji, PPATK: Rekening Anggito Mencurigakan
    Penghargaan Pluralisme Sultan Didesak untuk Dicabut


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.