Oprah Winfrey Sumbang Museum Rp 128,3 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mata Oprah Winfrey berkaca-kaca setelah menerima gelar   doktor kehormatan dari kampus bergengsi Universitas Harvard saat upacara wisuda di Cambridge (30/5). (AP Photo/Elise Amendola)

    Mata Oprah Winfrey berkaca-kaca setelah menerima gelar doktor kehormatan dari kampus bergengsi Universitas Harvard saat upacara wisuda di Cambridge (30/5). (AP Photo/Elise Amendola)

    TEMPO.CO , Washington: Pembawa acara talk-show Amerika, Oprah Winfrey, mendonasikan uang sebesar US$ 12 juta untuk museum baru tentang sejarah Afrika Amerika di Washington DC.  

    “Saya sangat mengapresiasi mereka yang memberi jalan buat saya dan semua yang mengikuti langkah-langkahnya,” kata Winfrey seperti dikutip situs BBC edisi 13 Juni 2013. “Dengan berinvestasi di museum ini, saya ingin membantu memastikan kita menghargai dan menjaga kebudayaan dan sejarah sehingga kisah-kisah kita akan bisa diteruskan kepada generasi yang akan datang.”

    Sebelumnya ia menyumbang US$ 1 juta untuk museum bernama National Museum of African America History and Culture itu. Sehingga Winfrey menjadi donatur dengan nilai donasi terbesar dibanding donatur lainnya.

    National Museum of African America History and Culture berlokasi di National Mall Washington. Museum Smithsonian ke-19 ini akan selesai pada 2015. Museum memiliki teater 35 kursi yang diberi nama Winfrey. Winfrey merupakan anggota dewan penasehat museum.

    Menurut Lonnie Bunch, Direktur Museum, Winfrey banyak terlibat dalam setiap proses pendirian museum. Karena itu, Bunch berharap satu mikrofon acara talk-show Winfrey di televisi, yang merupakan program paling banyak ditonton dalam sejarah Amerika, menjadi koleksi museum. Setelah 25 tahun, acara Winfrey itu berakhir pada 2011 lalu.

    Museum itu setidaknya telah mengoleksi sebanyak 22 ribu item. Koleksi tersebut akan membantu mengisahkan sejarah Afrika Amerika dari masa perbudakan periode pasca perang sipil, era hak sipil, Harlem Renaissance dan abad 21.

    BBC | ARBA’IYAH SATRIANI

    Terhangat:
    Mucikari SMP
    | Taufiq Kiemas | Rusuh KJRI Jeddah

    Baca juga:
    Polisi Tembak Satpam, Kapolda Minta Maaf
    Polisi Penembak Satpam Arahkan Senjata ke 2 Teman
    Lalai, Polisi Tembak Mati Satpam


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.