Indra Lesmana dan Eva Celia Kompak di Panggung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indra Lesmana tampil bersama putrinya Eva Celia dalam acara Jazzy Nite yang berlangsung di Cilandak Town Square, Jakarta, (7/6). TEMPO/Dwianto Wibowo

    Indra Lesmana tampil bersama putrinya Eva Celia dalam acara Jazzy Nite yang berlangsung di Cilandak Town Square, Jakarta, (7/6). TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Musisi ayah dan anak, Indra Lesmana dan Eva Celia tampil satu panggung di acara Jazzy Nite Citos, yang diadakan di Cilandak Town Square, Jakarta, Jumat, 7 Juni 2013. Keduanya terlihat kompak, setelah hampir dua bulan tak tampil bersama.

    "Kali ini konsepnya agak beda, suasananya beda banget," kata Indra Lesmana usai tampil di Jazzy Nite Citos di Cilandak Town Square, Sabtu dini hari, 8 Juni 2013. Keduanya bernyanyi di dalam mall dan menghibur pengunjung yang ingin menghabiskan malam di tempat tersebut.

    Indra mengaku tak mengharuskan putri tunggalnya untuk tampil bersama dia. "Tapi kalau bisa perform bareng kenapa nggak? kata Indra.

    Eva Celia membenarkan. Gadis manis 20 tahun ini mengaku senang berkolaborasi dengan sang ayah. Dia sudah berangan-angan jika tampil solo kelak, sang ayah juga pasti akan terlibat. "Kalau pun show solo pasti Ayah akan tampil juga ujung-ujungnya," tambahnya sambil tertawa.

    Di Citos, Indra dan Eva tampil membawakan beberapa lagu, salah satunya lagu Indra Lesmana berjudul Aku Ingin. Keduanya juga berkolaborasi dengan pengisi acara lainnya, Maliq & D'essentials.

    NANDA HADIYANTI

    Berita Seleb Terpopuler:
    Syuting Pengajian, Penontonnya Ibu-ibu Bayaran

    Syarat Menceburkan Diri Jadi Anak Alay

    Penonton Bayaran Jadi Alay karena Tuntutan

    Ini Kata Samuel Mulia tentang Alay 

    Korlap Alay Bisa Jadi Profesi 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.