Ini Para Jawara Piala Citra 2012

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sutradara film 'Tanah Surga... Katanya', Herwin Novianto usai memperoleh Piala Citra 2012 sebagai Sutradara Terbaik. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Sutradara film 'Tanah Surga... Katanya', Herwin Novianto usai memperoleh Piala Citra 2012 sebagai Sutradara Terbaik. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta -- Penghargaan Piala Citra pada ajang Festival Film Indonesia (FFI)2012 di Benteng Vredeburg Yogyakarta, Sabtu malam, 8 Desember 2012, menobatkan beberapa nama menjadi jawara. Dalam penyelenggaraan ke-32 ini, ada 14 penghargaan Piala Citra plus satu penghargaan khusus dewan juri.

    Piala Citra kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik diraih aktor Fuad Idris dalam film Tanah Surga. Fuad mengalahkan empat nomine lain, termasuk seniman monolog kawakan Butet Kartaradjesa di film Soegija serta Lukman Sardi di film Rumah di Seribu Ombak. Kategori Pemeran Pendukung Wanita Terbaik menempatkan Mak Gondut sebagai jawara melalui film berjudul Demi Ucok.

    Dalam acara yang dibuka langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu serta Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X itu, Mak Gondut menyisihkan jajaran artis wanita lain yang menjadi nomine. Misalnya, Christine Hakim yang membintangi film Rayya Cahaya di atas Cahaya, Meriam Bellina di film Test Pack You're My Baby, juga Wulan Guritno di film Dilema.

    Terdengar teriakan penonton di panggung terbuka benteng kuno peninggalan Belanda itu tatkala Ringgo Agus Rachman dan Mike Muliadro menyebutkan nominasi kategori Pemeran Utama Pria dan Wanita Terbaik.

    Aktor kondang Donny Damara dan aktris Acha Septriasa menjadi jawara kategori yang sepertinya paling ditunggu itu. Donny unggul lewat perannya di film Lovely Man, yang menggeser pesaing kuatnya, seperti Tio Pakusadewo di film Rayya Cahaya di Atas Cahaya juga Reza Rahardian di film Test Pack You're My Baby.

    Acha menang dengan perannya di film Test Pack You're My Baby saat berperan sebagai seorang istri kaum kelas menengah bernama Rakhmat, yang diperankan Reza Rahardian. Acha berhasil mengungguli lawan-lawan berat yang tak kalah pengalaman, seperti Jajang C. Noer di film Mata Tertutup, Annisa Hertami di film Soegija, juga Atiqah Hasiholan di film Hello Goodbye.

    "Saya berterima kasih pada orang-orang yang selama ini mengajari saya berperan dengan maksimal, seperti Hanung Bramantyo, Monty Tiwa, dan lainnya," kata Acha sembari terisak menahan haru.

    Kategori Penulis Cerita Asli Terbaik melahirkan jawara baru, yakni Danial Rifki dengan karya Tanah Surga. Danial mengaku dirinya sangat terkejut bisa mendapat penghargaan itu. "Saya tak menyangka di karya pertama ini bisa langsung diganjar Piala Citra," katanya.

    Ia menggeser nomine lain, seperti Yudi Datau dengan karya Dilema dan Faozan Rizki lewat karya Perahu Kertas. Kategori Penulis Skenario Terbaik dianugerahkan untuk Jujur Prananto lewat film Rumah di Seribu Ombak.

    Sedangkan untuk kategori Sutradara Terbaik dianugerahkan pada Herwin Noviyanto dengan film Tanah Surga. Film yang menceritakan ironi kehidupan di perbatasan Indonesia dan Malayasia itu akhirnya juga ditetapkan sebagai jawara untuk kategori Film Terbaik.

    "Semoga lewat penghargaan festival film tahun ini menjadi titik tolak menjadikan industri film Tanah Air tak sebatas jadi wajah kita, tapi juga jadi milik dunia," kata Menteri Mari Elka Pangestu.

    PRIBADI WICAKSONO

    Berita Lainnya:
    Andi Tersangka, Anas Urbaningrum Sedih
    Kata Pengamat: Andi Tersangka, SBY Galau 3 Kali
    Tantangan Ahok ke DPRD untuk Rapat Terbuka Manjur?
    3 Artis Cantik Bollywood Ini Temani Shah Rukh Khan
    Ke Indonesia, Shah Rukh Khan Tanpa Kajol


  • FFI
  •  

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.