Krisdayanti dan Raul Sangkal Aniaya Pekerja 'Infotainment'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raul dan Krisdayanti. Tempo/Bernada Rurit

    Raul dan Krisdayanti. Tempo/Bernada Rurit

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Raul Lemos menyangkal tudingan telah menganiaya Aditya dan Zaky Makmun, 2 pekerja infotainment dari Global TV, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, 2 hari lalu. “Saya tidak melakukan tindakan penganiayaan," kata Raul Lemos. Menurutnya, dia hanya melarang mereka mengambil gambar.

    Senin petang, 25 Juli 2011, kedua pekerja infotainment itu memutuskan melaporkan suami penyanyi Krisdayanti tersebut ke Kepolisian Bandara Soekarno-Hatta. Raul dituduh telah melakukan tindak kekerasan dengan menabrak juru kamera Aditya dan mencekik leher reporter Global TV itu. Aksi pengusaha Timor Leste itu dilakukan di terminal 2 F Bandara Soekarno-Hatta.

    Menurut Raul, apa yang terjadi sesungguhnya adalah, kedua pekerja infotainment itu mengejar dia dan istrinya usai keluar dari pintu terminal. Raul dan istrinya baru pulang dari Dili, Timor Leste. "Karena istri saya tidak mau (wawancara), saya katakan jangan, lain kali,” kata Raul. Merasa terganggu, Raul mengaku mendekati juru kamera Global. Namun, yang didekati justru menghindar ke belakang.

    Raul mengatakan dugaan kekerasan terjadi saat ia bermaksud mencari anak dari pernikahannya dengan Atta yang tiba-tiba terpisah. Raul mengaku saat balik badan ke belakang mencari anaknya tersebut tanpa sengaja menyikut juru kamera. “Saya lihat anak ke depan sudah tidak ada. Saya balik badan, anak saya lari ke belakang,” ujar Raul.

    Krisdayanti menambahkan, tak ada adegan mencekik seperti yang ditudingkan. Ia meminta media tidak berlebihan dalam memberitakan. “Hanya memegang kerah dan gerak reflek seperti mau memukul. Mungkin anak Global agak kaget karena intonasi nadanya keras," kata Krisdayanti.

    MUSTHOLIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.