Ucok Homicide: Hip-hop di Bandung Banyak di Dunia Maya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO Interaktif, Bandung - Pengamat yang juga perintis band hip-hop di Bandung, Morgue Vangard atau lebih dikenal sebagai Ucok Homicide, mengatakan kreativitas hip-hop Bandung cukup beragam. Pemakaian bahasa Sunda, lirik nakal, humor, atau mencampur musik lain dengan hip-hop dianggapnya sah saja.

    "Iwa K dulu kan pernah membuat Batman Kasarung. Yang penting kualitasnya terjaga," ujar pentolan band hip-hop Homicide yang kini telah bubar itu saat berbincang dengan Tempo, akhir pekan lalu.

    Ukuran kualitas band hip-hop bisa dilihat dari bagaimana pengolahan rima lirik, metafora yang dipakai, cara penyampaiannya, serta musik penunjang yang bagus. Hip-hop, kata dia, memang harus beda dan musisinya berani menampilkan jati diri kelompoknya. Adapun ukuran kesuksesan band hip-hop bukan dari omzet penjualan album. "Kalau bisa diapresiasi dan membuat perubahan di masyarakat, atau komunitasnya sendiri paling tidak, itu sudah bagus," katanya.

    Di luar negeri, kata Ucok, band hip-hop sudah banyak yang sanggup mengubah sastra, kebijakan politik, perubahan sosial, tatanan masyarakat, hingga sanggup membuat sistem perekonomian sendiri. Di Bandung, bisa dibilang hip-hop sedang surut. "Surutnya sudah kelamaan," katanya.

    Masa emas hip-hop di Bandung pernah terjadi sepanjang 2000-2007. Di masa awal, diantaranya ada D'Army, Molothuvz, Homicide, dan Bandung Click. Menurut Ucok, saat itu tumbuh komunitas dan muncul album-album baru. Bahkan empat elemen hip-hop, yaitu DJ, musik rap, break dance, dan grafiti.

    Tapi, sekarang, Ucok berani bilang, scene atau komunitas hip-hop di Bandung sudah tidak ada di dunia nyata. Di dunia maya memang bermunculan komunitas hip-hop seperti di Bandung, Bandung Selatan, juga Jatinangor dan Sumedang. "Tapi, hasil karyanya paling cuma 1-2 album setahun," katanya. Selain itu, banyak anggota komunitas yang berjalan sendiri-sendiri.

    ANWAR SISWADI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?