Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

7 Film Horor Terseram Indonesia yang Jangan Ditonton Sendirian

Reporter

Editor

Laili Ira

image-gnews
Poster film Pengabdi Setan 2: Communion. Dok. Disney+ Hotstar
Poster film Pengabdi Setan 2: Communion. Dok. Disney+ Hotstar
Iklan

TEMPO.CO, JakartaSalah satu genre film yang cukup banyak digandrungi di Indonesia adalah film horor. Beberapa film horor terseram di Indonesia berhasil mencuri perhatian penonton.

Cerita film horor Indonesia juga sangat beragam. Misalnya, diangkat dari kisah nyata, dari mitos, urban legend, dan banyak lagi.

Lantas, film horor apa saja yang masuk kategori terseram? simak rangkuman informasi berikut.

Rekomendasi Film Horor Terseram

Dari banyaknya film horor di Indonesia, ada 7 rekomendasi film horor terseram yang tidak boleh ditonton sendirian, di antaranya sebagai berikut:

1. Jelangkung

Jelangkung adalah film horor yang disutradarai oleh Rizal Mantovani. Film produksi tahun 2001 ini dibintangi oleh Winky WIryawan, Melanie Ariyanto, Rony Dozer, dan Harry Patja.

Dengan mengusung tema mistis kuno, Jelangkang berkisah tentang empat sekawan yang berpetualang mencari mahluk halus lewat permainan tradisional Jelangkung.

Film ini sukses menggaet perhatian dengan meraih 1,3 juta penonton. Bahkan pada masa itu jargon ‘datang dan tak dijemput pulang tak diantar’ cukup terkenal di kalangan masyarakat.

2. Kuntilanak

Masih disutradarai oleh Rizal Mantovani, film Kuntilanak juga masuk dalam daftar film horor terseram di Indonesia.

Film Kuntilanak berkisah tentang Sam yang dibintangi oleh Julie Estelle pindah ke kosan yang ternyata menyimpan banyak misteri. Terdapat beberapa mitos yang beredar, salah satunya sebuah lagu yang bisa memanggil Kuntilanak, yakni Lingsir Wengi.

Film ini diproduksi pada tahun 2006 dan memiliki 2 sekuel, yakni Kuntilanak 2 dan Kuntilanak 3 yang diluncurkan pada tahun 2007 dan 2008. Kuntilanak seri pertamanya sendiri berhasil menggaet 1,2 juta penonton.

3. Rumah Dara

Rekomendasi film horor terseram di Indonesia berikutnya adalah Rumah Dara. Film ini cukup berbeda dari film horor lainnya karena tak terlalu banyak menampilkan ngerinya hantu melainkan pembunuhan yang sadis.

Film yang disutradarai oleh Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto ini diproduksi pada tahun 2009 dan sukses meraih beberapa nominasi bahkan sempat dicekal penayangannya di Malaysia karena dianggap terlalu sadis.

Film ini tidak boleh ditonton sendirian terlebih jika Anda takut melihat adegan-adegan pembunuhan yang brutal.

4. Pintu Terlarang

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pintu Terlarang adalah salah satu film horor garapan sutradara terkenal Joko Anwar. Film ini bahkan berhasil meraih beberapa penghargaan di kancah internasional.

Diperankan oleh Fachri Albar, Tio Pakusadewo, dan Marsha Timothy. Pintu terlarang mengisahkan tentang seorang pematung sukses bernama Gambir. Ia membuat patung bertema perempuan hamil yang terlihat sangat hidup. Ternyata, patung-patung yang dibuatnya menyimpan sejumlah misteri.

5. Keramat

Film keramat disutradarai oleh Monty Tiwa dan diproduksi pada tahun 2009. Salah satu yang menjadikan film ini menarik, yakni tidak menggunakan skenario sama sekali dan berbentuk film dokumenter.

Meski demikian, film keramat termasuk film yang cukup seram. Film ini menceritakan tentang perjalanan kru-kru film yang mulai diusik oleh hal-hal aneh. 

Semua pemain menggunakan nama asli, bahkan tempat syutingnya juga menggunakan lokasi angker. Hal inilah yang membuat ini film terasa sangat nyata. Cukup negeri jika harus ditonton sendirian.

6. Modus Anomali

Modus Anomali adalah film garapan Joko Anwar yang dibintangi oleh Rio Dewanto dan Hannah Al-Rashid. Film ini berkisah tentang satu keluarga yang berlibur di tengah hutan dan kedatangan tamu yang tak diundang. 

Menariknya, film Modus Anomali didapuk sebagai salah satu film horor Indonesia terbaik. Namun, tak hanya bergenre horor, Modus Anomali juga bergenre thriller,

7. Pengabdi Setan

Satu lagi rekomendasi film horor terseram di Indonesia adalah Pengabdi Setan. Film yang disutradarai oleh Joko Anwar ini merupakan remake dari film berjudul sama di tahun 1980 silam.

Pengabdi setan berkisah tentang kakak beradik yang kehilangan ibunya. Semenjak ibunya meninggal, mereka baru menemukan fakta bahwa sang ibu merupakan pengabdi setan.

Hal menarik lainnya adalah rumah milik keluarga dalam film ini bisa dikunjungi di dunia nyata. Rumah tersebut berada di Pangalengan, Kabupaten Bandung

AULIA ULVA

Pilihan Editor: Deretan Film Horor Indonesia yang Tayang pada Juni 2024

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengenal Film Pusaka, Horor Baru Indonesia yang Diangkat dari Cerita Rakyat

3 jam lalu

Poster film Pusaka. Foto: Instagram.
Mengenal Film Pusaka, Horor Baru Indonesia yang Diangkat dari Cerita Rakyat

Film Pusaka diangkat dari cerita rakyat yang melegenda, yakni kisah kutukan keras Empu Gandring.


Sedang Tayang di Bioskop: Sinopsis Film Mungkin Esok Lusa Atau Nanti (MENANTI)

1 hari lalu

Mungkin Esok Lusa Atau Nanti. Foto: Kolam Ikan Pictures.
Sedang Tayang di Bioskop: Sinopsis Film Mungkin Esok Lusa Atau Nanti (MENANTI)

Tayang sejak 11 Juli 2024 di bioskop, berikut ini sinopsis film Mungkin Esok Lusa atau Nanti (Menanti) dengan genre drama romantis komedi.


Putri Marino Usut Kasus Pembunuhan Berantai Misterius di Trailer Kabut Berduri

1 hari lalu

Putri Marino dalam film Kabut Berduri. Dok. Netflix
Putri Marino Usut Kasus Pembunuhan Berantai Misterius di Trailer Kabut Berduri

Putri Marino di film Kabut Berduri sebagai detektif yang menyelidiki kasus pembunuhan berantai misterius di perbatasan Indonesia dan Malaysia.


Disney akan Menggarap Sekuel The Devil Wears Prada

2 hari lalu

Film The Devil Wears Prada (2006). Foto: IMDb
Disney akan Menggarap Sekuel The Devil Wears Prada

Film drama komedi berkisah tentang dunia mode The Devil Wears Prada yang tayang pada Juni 2006 akan dibuat sekuel


Siap Menggugah Emosi, Film Mungkin Esok Lusa atau Nanti Tayang di Bioskop 11 Juli 2024

3 hari lalu

Mungkin Esok Lusa Atau Nanti. Foto: Kolam Ikan Pictures.
Siap Menggugah Emosi, Film Mungkin Esok Lusa atau Nanti Tayang di Bioskop 11 Juli 2024

Mungkin Esok Lusa Atau Nanti (MENANTI), film drama romantis yang menyajikan pemandangan indah dari Selo dan Istanbul.


Profil CEO Netflix Ted Sarandos yang Klaim Perusahaanya Membuat Dunia Lebih Aman

4 hari lalu

Chief Executive Officer of Netflix, Ted Sarandos. REUTERS
Profil CEO Netflix Ted Sarandos yang Klaim Perusahaanya Membuat Dunia Lebih Aman

Ted Sarandos menyebut Netflix sebagai perusahaan yang membuat dunia lebih aman. Berikut profil CEO Netflix itu.


Game Watch Dogs akan Diadaptasi Menjadi Film

4 hari lalu

Game PS 4
Game Watch Dogs akan Diadaptasi Menjadi Film

Produksi film adaptasi game Watch Dogs akan dimulai


Deretan Film Populer Produser Jon Landau, Avatar hingga Titanic

4 hari lalu

Jon Landau. Foto: Instagram.
Deretan Film Populer Produser Jon Landau, Avatar hingga Titanic

Produser film Titanic dan Avatar, Jon Landau meninggal pada usia 63 tahun


Sinopsis Longlegs, Film Horor Nicolas Cage tentang Pembunuh Berantai

4 hari lalu

Poster film Longlegs. Foto: Instagram/@longlegsfilm
Sinopsis Longlegs, Film Horor Nicolas Cage tentang Pembunuh Berantai

Raih rating 100 persen di Rotten Tomatoes, Longlegs adalah film horor thriller terbaru Nicolas Cage yang menjadi pembunuh berantai.


Konferensi Pers Film Project Silence, Sutradara: Berharap Lee Sun Kyun Ada di Sini

4 hari lalu

Film Project Silence. Foto: Instagram/@cjenmmovie
Konferensi Pers Film Project Silence, Sutradara: Berharap Lee Sun Kyun Ada di Sini

Project Silence menjadi film terakhir mendiang Lee Sun Kyun. Sutradara kenang kontribusinya selama pembuatan film tersebut.