Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Usai Rachel Vennya, Kini Crazy Rich Surabaya Tagih Rp 1 Miliar ke Medina Zein

Reporter

image-gnews
Medina Zein saat berlibur ke Amsterdam (Instagram @medinazein)
Medina Zein saat berlibur ke Amsterdam (Instagram @medinazein)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus yang menimpa Medina Zein rupanya belum selesai. Kali ini, selebgram, Uci Flowdea ikutan menagih Medina Zein untuk mengembalikan uangnya.

Melalui Instagram storynya, Selasa, 31 Agustus 2021, Uci yang dikenal dengan sebutan Crazy Rich Surabaya ini membeberkan masalahnya dengan Medina. “Mana janjimu, Selasa jam 09.00 pagi, kamu datang dan refund semua uangku. Sesuai somasi yang aku kirim urusan tas-tas itu,” tulis Uci.

Sebelumnya, 28 Agustus 2021, selebgram Rachel Vennya menagih utang penjualan tasnya sebesar Rp 380 juta. Rachel meminta Medina melunasi utangnya dengan meninggalkan komnetar di unggahan Medina. "Aku tunggu hari ini uangku tolong dilunaskan," tulis Rachel.

Tak lama setelah kasus Rachel, aktris Citra Kirana juga ikut menagih Medina Zein. Citra juga menagih uang hasil penjualan tasnya. “Yang aku kapan nih dilunasin? @medinazein. Aku juga dikasih bukti transfer, tapi ternyata enggak masuk uangnya,” tulis Citra melalui Instagram Storynya.  

Sementara Uci mengaku membeli tas merk Hermes kepada Medina dengan harga hampir Rp 1 Miliar. Namun, ternyata tas tersebut palsu dan Uci meminta Medina untuk mengambil kembali semua tas-tasnya dan mengembalikan uangnya. “Mana janji kalian, datang ambil tas-tas ini dan refund uangku yang 1 miliar lebih itu,” tulis Uci disertai unggahan gambar sembilan kotak tas berwarna jingga dan hitam.

Medina Zein. Instagram/@medinazein

Tidak hanya itu, Uci juga menyebut Medina tidak punya itikad baik menyelesaikan masalahnya. Ia mengaku sudah banyak memberikan kesempatan kepada Medina. “Beberapa bulan yang lalu case yang sama aku maafin. Kali ini, ini urusan duit enggak dikit loh ya?” tulis Uci lagi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kasus Medina yang menjual barang palsu juga diungkapkan oleh selebgram, Marissya Icha. Marissya menuliskan di storynya yang pernah tertipu membeli barang palsu dari Medina. “Pas barang datang box enggak ada pitanya, setahu gue kalau barang branded pasti box ada pitanya dan enggak ada billing receipt. Ditambah sandal pas gue pakai licin,” tulis Marissya.

Medina sendiri sempat kesal atas tuduhan ini dan hendak melaporkan orang-orang yang membongkar kesalahannya. Namun, Marissya justru semakin membuka kasus penipuan yang dilakukan oleh Medina. Ia mengunggah bukti cek yang tidak bisa dicairkan sejak Februari 2018. “Kali aja lupa ingatan nih, inget enggak sama cek ini yang sampai sekarang enggak cair-cair? Ini cek kalah sama es batu aja makin lama cair,” tulis Marissya.

Pada 29 Agustus 2021, setelah kasusnya mulai terbongkar, Medina Zein menuliskan di halaman Instagramnya. Ia mengunggah foto ilustrasi bingkai hati. "Dear semua, aku tidak berpikir kasus ini harus berjalan kelewat jauh. Semua hal sudah selesai, toh banyak sekali informasi yang tidak sesuai dengan komentar-komentar yang ada. Terlepas dari siapa yang salah, semoga masing-masing dari kita bisa mengambil pelajarannya," tulisnya

DEWI RETNO

Baca juga: Rachel Vennya Tagih Utang dari Jual Tas Maret, Medina Zein Bayar Lunas Hari Ini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Daftar Aset TPPU Eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto: Rumah, BMW, Apartemen, Motor Harley Davidson, hingga Tas Hermes

15 Mei 2024

Mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Yogyakarta, Eko Darmanto, seusai menjalani pemeriksaan lanjutan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin, 22 April 2024. Eko akan disidang dalam perkara dugaan penerimaan gratifikasi sejumlah Rp.18 miliar di Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan RI.TEMPO/Imam Sukamto
Daftar Aset TPPU Eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto: Rumah, BMW, Apartemen, Motor Harley Davidson, hingga Tas Hermes

Ini daftar aset eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto yang masuk dalam radar dakwaan KPK.


Pekan Lalu Ditunda, Sidang Praperadilan Crazy Rich Surabaya Budi Said di kasus Emas Antam Digelar Hari Ini

6 Mei 2024

Tersangka kasus jual beli emas Antam 1,1 triliun, Budi Said mengenakan baju tahanan berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Kamis, 18 Januari 2024. Kejaksaan Agung menetapkan crazy rich Surabaya Budi Said sebagai tersangka kasus permufakatan jahat pembelian emas Antam. Budi Said diduga bekerja sama dengan pegawai Antam Butik 1 Surabaya untuk membeli emas logam mulia dengan harga lebih murah. Akibatnya, PT Antam ditaksir merugi hingga Rp 1,1 triliun. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Pekan Lalu Ditunda, Sidang Praperadilan Crazy Rich Surabaya Budi Said di kasus Emas Antam Digelar Hari Ini

Sidang perdana praperadilan crazy rich Surabaya Budi Said akan digelar pada Senin, 6 Mei hari ini, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.


Terpopuler Bisnis: Penjelasan Bulog atas Harga Beras Mahal, Viral Tas Hermes hingga Kekayaan Dirjen Bea Cukai

5 Mei 2024

Petani menggunakan alat tradisional untuk membersihkan gabah saat panen di Desa Kawengen, Kabupaten Semarang, Minggu, 28 April 2024. Seiring periode panen raya pada bulan April, Bulog mulai menggunakan beras produksi lokal untuk keperluan bantuan pangan maupun stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Tempo/Budi Purwanto
Terpopuler Bisnis: Penjelasan Bulog atas Harga Beras Mahal, Viral Tas Hermes hingga Kekayaan Dirjen Bea Cukai

Penjelasan Bulog atas harga beras yang tetap mahal saat harga gabah terpuruk.


Terkini Bisnis: Cek Syarat Pendaftaran CPNS Polsuspas, Harta Kekayaan Dirjen Bea Cukai Askolani

4 Mei 2024

Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS formasi Kejaksaan di Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Kamis  9 November 2023. Pemerintah mulai Kamis 9 November melaksanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2023 yang diikuti sebanyak 1.853.617 pelamar, sedangkan Seleksi Kompetensi bagi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) akan dilakukan pada Jumat 10 November. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Terkini Bisnis: Cek Syarat Pendaftaran CPNS Polsuspas, Harta Kekayaan Dirjen Bea Cukai Askolani

Syarat pendaftaran CPNS Kepolisian Khusus Pemasyarakatan (Polsuspas) yang banyak diminati oleh para pelamar dari seluruh Indonesia.


Terpopuler: Harta Kekayaan Dirjen Bea Cukai Askolani, Investigasi Tempo soal Produk Spyware Israel Dijual ke RI

4 Mei 2024

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani dalam acara Media Briefing PMK 141 Tahun 023 tentang Ketentuan Impor Barang Pekerja Migran Indonesia di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, pada Selasa, 12 Desember 2023. TEMPO/ Moh Khory Alfarizi
Terpopuler: Harta Kekayaan Dirjen Bea Cukai Askolani, Investigasi Tempo soal Produk Spyware Israel Dijual ke RI

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis pada Jumat, 3 Mei 2024, dimulai dari harta kekayaan Dirjen Bea Cukai Askolani yang belakangan jadi sorotan.


Mengenali Asal-usul Tas Hermes, Jenama Asal Prancis

3 Mei 2024

Hermes Birkin Shadow/Foto: Instagram/Luxuryvaultuk
Mengenali Asal-usul Tas Hermes, Jenama Asal Prancis

Belakangan viral video seorang pria menyobek tas Hermes di depan petugas Bea Cukai


Kasus di Bea Cukai: setelah Denda Sepatu Adidas, kini Tas Hermes Dirobek

3 Mei 2024

Cuplikan video seorang pria merobek tas Hermes di depan petugas Bea Cukai diunggah 1 Mei 2024. (X@Artic_monkey12)
Kasus di Bea Cukai: setelah Denda Sepatu Adidas, kini Tas Hermes Dirobek

Tak terima harus membayar bea masuk sebesar itu, pasangan WNI secara dramatis memilih merobek tas Hermes itu di depan petugas Bea Cukai.


Viral Pria Robek Tas Hermes di Depan Petugas Bea Cukai Karena Tolak Bayar Pajak: Saya Gak Terima..

2 Mei 2024

Ilustrasi petugas bea cukai di bandara. Foto : Bea Cukai
Viral Pria Robek Tas Hermes di Depan Petugas Bea Cukai Karena Tolak Bayar Pajak: Saya Gak Terima..

Viral seorang pria yang merobek tas Hermes mewah miliknya di depan petugas Bea Cukai. Bagaimana duduk persoalan sebenarnya?


Sidang Praperadilan Crazy Rich Surabaya Budi Said Melawan Kejaksaan Agung Digelar Hari Ini

2 Mei 2024

Tersangka kasus jual beli emas Antam 1,1 triliun, Budi Said mengenakan baju tahanan berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Kamis, 18 Januari 2024. Kejaksaan Agung menetapkan crazy rich Surabaya Budi Said sebagai tersangka kasus permufakatan jahat pembelian emas Antam. Budi Said diduga bekerja sama dengan pegawai Antam Butik 1 Surabaya untuk membeli emas logam mulia dengan harga lebih murah. Akibatnya, PT Antam ditaksir merugi hingga Rp 1,1 triliun. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Sidang Praperadilan Crazy Rich Surabaya Budi Said Melawan Kejaksaan Agung Digelar Hari Ini

Perkara jual beli emas antara Budi Said dengan PT Aneka Tambang (Antam) sudah bergulir sejak 2018.


Pernah Ditolak, Crazy Rich Surabaya Budi Said Kembali Ajukan Praperadilan di Kasus Emas Antam

29 April 2024

Tersangka kasus jual beli emas Antam 1,1 triliun, Budi Said mengenakan baju tahanan berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Kamis, 18 Januari 2024. Kejaksaan Agung menetapkan crazy rich Surabaya Budi Said sebagai tersangka kasus permufakatan jahat pembelian emas Antam. Budi Said diduga bekerja sama dengan pegawai Antam Butik 1 Surabaya untuk membeli emas logam mulia dengan harga lebih murah. Akibatnya, PT Antam ditaksir merugi hingga Rp 1,1 triliun. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Pernah Ditolak, Crazy Rich Surabaya Budi Said Kembali Ajukan Praperadilan di Kasus Emas Antam

Crazy rich Surabaya, Budi Said, ditetapkan sebagai tersangka korupsi jual beli emas Antam oleh Kejaksaan Agung