Alami Gangguan Usus, Najwa Shihab Dirawat di Rumah Sakit

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Najwa Shihab. Foto: Instagram

    Najwa Shihab. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Najwa Shihab meminta izin program tayangan Mata Najwa yang biasa mengudara pada Rabu malam, hari ini tidak tayang. Ia mengalami gangguan usus yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit. 

    Ibu satu ini mengunggah foto lengan kirinya yang diinfus di dalam kamar perawatannya di sebuah rumah sakit di akun Instagramnya, Rabu, 5 Mei 2021. "Teman-teman, Rabu malam ini @matanajwa tidak tayang dulu. Sejak kemarin saya harus dirawat di rumah sakitkarena gangguan usus," tulisnya memberikan keterangan soal ketidakhadirannya dalam program talkshow yang kerap ditunggu itu. 

    Pendiri Narasi TV ini juga meminta doa dari para pengikutnya. "Titip saling mendoakan ya. Semoga kita semua dilindungi, diangkat segala penyakit dan diberkahi kesehatan. Aaamin ya Rabb," tulisnya melanjutkan. 

    Unggahan putri ulama besar, Quraish Shihab ini langsung dipenuhi netizen yang selama mengidolakannya. Mereka mendoakan agar dia segera dipulihkan dari penyakitnya dan kembali menyapa pemirsa televisi. "Mbak Nana, kami kirimkan doa lekas sembuh," tulis Didiet Maulana, perancang busana etnik. Ibunda Cinta Laura Kiehl terlihat juga mengomentari unggahannya dengan mengaminkan harapan Najwa. 

    Tahun lalu, Najwa Shihab terpilih sebagai perempuan paling dikagumi di Indonesia dari survei online yang diadakan YouGov, lembaga survei independen di Inggris. Penghargaan ini merupakan kedua kalinya yang ia terima dari tahun sebelumnya. Pada 2019, Najwa berada di urutan kedua setelah Susi Pudjiastuti.

    Baca juga: Terpilih Sebagai Perempuan Paling Dikagumi, Najwa Shihab: Lantangkan Suaramu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.