Transformasi Kartini dalam Film dari Jenny Rachman hingga Dian Sastrowardoyo

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dian Sastro saat berperan sebagai Kartini dalam film Kartini. Twitter.com

    Dian Sastro saat berperan sebagai Kartini dalam film Kartini. Twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Raden Ajeng Kartini adalah pahlawan nasional Indonesia yang terkenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan di Nusantara. Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan agar setara dengan laki-laki, terutama di bidang pendidikan.

    Untuk mengenang jasa Kartini, tiga sutradara Tanah Air mengangkat kisahnya ke layar lebar. Dan tentunya sosok Kartini diperankan aktor berbakat Indonesia, siapa sajakah mereka? 

    1. Jenny Rachman

    Jenny Rachman lahir 18 Januari 1959, merupakan aktris Indonesia berdarah Aceh dan Tionghoa-Madura. Yenny dikenal sebagai aktris serba bisa yang mengawali karir di tahun 1973 melalui debut pertamanya di film “Ita Si Anak Pungut.”

    Kepiawaian Jenny dalam dunia seni peran membuatnya kerap mendapat apresiasi dari kritikus film, bahkan kalangan industri film Indonesia memberinya gelar “The Queen of Indonesian Cinema”.

    Berlanjut ke tahun 1982, sutradara Sjumandjaja memilih Yenny untuk memerankan tokoh sentral R.A Kartini dalam film berjudul serupa “R.A Kartini.” Film ini dikenang sebagai salah satu film terbaik di era 80-an dan berhasil menyabet empat penghargaan sekaligus.

    Didapuk sebagai Kartini, Jenny dipuji sangat baik dalam memerankan tokoh pahlawan pejuang kesetaraan gender ini. Penghayaatan Jenny dalam memerankan Kartini mampu memberikan kesan kepada siapa saja yang menyaksikan. Perannya sebagai Kartini digadang-gadang sebagai salah satu karakter paling berkesan sepanjang sepak terjangnya di dunia perfilman.

    1. Rania Putisari

    Rania Putisari lahir 30 Agustus 1994 di Surabaya, Jawa Timur. Ia mengawali karir pada tahun 2016, dan langsung dipercayakan sebagai pemeran tokoh R.A Kartini di film “Surat Cinta untuk Kartini" garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis. Uniknya ia mendapatkan peran ini setelah lolos audisi secara online.

    Bersama aktor dan aktris kenamaan Indonesia yang lebih dulu terjun ke seni peran, di antaranya Chicco Jerikho, Ence Bagus, dan Acha Septriasa, Rania mampu memerankan Kartini dengan begitu baik. Berkat perannya di film ini, Rania berhasil masuk nominasi “Pemeran Pendatang Baru Terbaik” dan “Pendatang Baru Terfavorit” dalam ajang Indonesia Movie Award 2017.

    1. Dian Sastrowardoyo

    Dian Sastrowardoyo merupakan aktris kenamaan Indonesia yang namanya sudah tidak asing lagi di jagat perfilemen tanah air. Bernama asli Diandra Paramita Sastrowardoyo, perempuan ini lahir di Jakarta, 16 Maret 1982 silam.

    Ketenaran Dian mulai meroket tatkala tampil dalam film “Pasir Berbisik” di tahun 2001 dan berkat perannya sebagai Sinta di film “Ada Apa dengan Cinta” di 2002.

    Berlanjut di 2017, sutradara Hanung Bramantyo mempercayakan Dian untuk memerankan Kartini dalam film garapannya yang berjudul “Kartini.” Saat memerankan Kartini, Dian mampu menyihir penonton dengan pendalaman karakter yang dilakukannya, penguasaan dialog, sampai pelafalan dialek bahasa Jawa.

    Di film ini Dian Sastrowardoyo sangat menghayati kondisi perempuan Jawa bergelar nigrat di masa itu. Seperti dalam penggunaan bahasa Jawa halus dan bahasa Belanda. Dian juga melakukan dhodhok atau berjalan jongkok.

    Film Kartini garapan Hanung Bramantyo ini berhasil menyabet 13 nominasi sekaligus di Festival Film Indonesia 2017, saking berhasilnya film ini.

    1. Adelheid Bunga

    Tak banyak informasi menganai data diri Adelheid Bunga. Perempuan ini memerankan Kartini remaja di film Kartini (2017) garapan Hanung Bramantyo. Meski perannya tak banyak dimunculkan karena lebih berfokus ke sosok Kartini dewasa, namun peran Adelheid tetap memukau, dengan menghadirkan perasaan-perasaan pilu lewat aktingnya.

    1. Neysa Chandra

    Sama seperti Adelheid, informasi pribadi mengenai Nesya Chadra juga sulit ditemukan dijagat internet. Meski namanya belum luas dikenal publik, Nesya sudah terlibat dalam dua film besar, yakni Habibie dan Ainun 3 (2019) dan Kartini (2017).

    Di usianya yang belia Neysa mampu memerankan tokoh Kartini cilik. Lewat aktingnya, Neysa menampilkan keberanian sosok Kartini cilik dalam menentang penindasan terhadap perempuan. Meski tak banyak ditampilakan, sosok Neysa mampu menarik perhatian penonton dan kritikus. Hal ini terbukti dari masuknya Neysa dalam nominasi “Penampilan Artis Cilik Terbaik” di Festival Film Indonesia 2017.

    Itulah lima perempuan yang berhasil memerankan tokoh Kartini dalam dunia film, akting masing-masing aktor ini mampu memukau penonton dan kritikus film.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: 3 Film Perjuangan Kartini dalam 3 Sudut Pandang


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H